5 Pemain Berdarah Indonesia Bawa Klub Belanda Juara, Kompak Siap Dipanggil Timnas
Lima pemain diaspora Indonesia sukses membawa klubnya jadi juara kompetisi usia muda di Belanda. Simak profil lengkapnya.
Kabar membanggakan datang dari Belanda. Lima pemain keturunan Indonesia berhasil membawa klub SC Telstar U-17 meraih gelar juara Divisi 3 Liga U-17. Keberhasilan itu membuat SC Telstar U-17 naik kasta ke Divisi 2 Liga U-17 Belanda.
Mengutip dari unggahan akun Instagram @futboll.indonesiaa, Minggu (1/6) kelima pemain tersebut kompak mengibarkan bendera merah putih sembari memegang trofi penghargaan.
"5 pemain keturunan Indonesia di Telstar U-17 juara Divisi 3 Liga U-17. Telstar naik kasta ke Divisi 2 Liga U-17 Belanda," tulis unggahan.
Kabar tersebut tentu menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia U-17. Kelimanya berpotensi memperkuat Garuda Muda di ajang bergengsi Piala Dunia U-17 2025 yang akan dihelat di Qatar pada November 2025 nanti.
Para pemain tersebut menyatakan terbuka dan siap jika mendapat panggilan Timnas Indonesia U-17.
"Mereka sangat terbuka jika mendapat panggilan untuk timnas Indonesia, apalagi Indonesia U-17 sebentar lagi akan bermain di Piala Dunia U-17. Pastinya sangat butuh tambahan pemain diaspora untuk mengisi skuad," tambah unggahan @futboll.indonesiaa.
Lantas, siapa saja kelima pemain berdarah Indonesia yang sukses mengharumkan nama bangsa di kancah sepak bola Eropa? Berikut profil pemain selengkapnya.
Deston Hoop
Deston Hoop menjadi salah satu pemain kunci dalam keberhasilan SC Telstar U-17 meraih gelar juara. Pemain berusia 16 tahun ini berposisi sebagai sayap kanan. Darah Indonesia mengalir dalam dirinya melalui sang ibu yang berasal dari Maluku.
Dengan kecepatan dan kemampuan dribbling yang mumpuni, Deston Hoop kerap merepotkan barisan pertahanan lawan. Ia juga memiliki visi bermain yang baik, sehingga mampu menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Kehadirannya di Timnas Indonesia U-17 tentu akan menambah daya gedor di lini depan.
Deston Hoop menyatakan sangat antusias untuk bisa membela Timnas Indonesia U-17. Ia mengaku bangga dengan darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya. Ia pun berjanji akan memberikan yang terbaik jika diberi kesempatan untuk berseragam Garuda Muda.
Floris de Pagter-van Bronckhorst
Floris de Pagter-van Bronckhorst adalah gelandang serang berusia 16 tahun yang juga menjadi bagian penting dari SC Telstar U-17. Menariknya, kedua orang tuanya berasal dari Jakarta. Hal ini semakin memperkuat identitas Indonesianya.
Sebagai seorang gelandang serang, Floris memiliki kemampuan passing yang akurat dan visi bermain yang cerdas. Ia mampu mengatur tempo permainan dan memberikan umpan-umpan terobosan yang memanjakan para penyerang. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan mencetak gol yang baik.
Floris de Pagter-van Bronckhorst mengungkapkan bahwa ia selalu mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia. Ia sangat terkesan dengan semangat juang para pemain Timnas Indonesia. Ia pun berharap bisa menjadi bagian dari tim tersebut dan memberikan kontribusi positif.
Bodhi Eilander
Bodhi Eilander adalah pemain berusia 16 tahun yang berposisi sebagai bek kiri. Ia dikenal sebagai pemain yang disiplin dan memiliki kemampuan bertahan yang solid. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan crossing yang baik, sehingga mampu membantu serangan dari sisi sayap.
Kehadiran Bodhi Eilander di lini belakang SC Telstar U-17 memberikan rasa aman bagi timnya. Ia selalu tampil tenang dan mampu membaca permainan dengan baik. Ia juga memiliki kemampuan duel udara yang mumpuni, sehingga sulit dilewati oleh para penyerang lawan.
Bodhi Eilander menyatakan bahwa ia sangat ingin membela Timnas Indonesia. Ia merasa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Indonesia. Ia pun berjanji akan bekerja keras untuk bisa mewujudkan impiannya tersebut.
Finn Bender
Finn Bender adalah winger kiri berusia 17 tahun yang memiliki kecepatan dan kelincahan di atas rata-rata. Ia mampu melewati pemain belakang lawan dengan mudah dan menciptakan peluang-peluang berbahaya. Kehadirannya di lini depan SC Telstar U-17 selalu menjadi ancaman bagi tim lawan.
Selain memiliki kecepatan dan kelincahan, Finn Bender juga memiliki kemampuan finishing yang baik. Ia mampu mencetak gol dari berbagai posisi dan situasi. Ia juga memiliki kemampuan umpan silang yang akurat, sehingga mampu memberikan assist kepada rekan-rekannya.
Finn Bender mengaku sangat tertarik untuk bisa membela Timnas Indonesia. Ia merasa bahwa Indonesia memiliki potensi besar di dunia sepak bola. Ia pun berharap bisa menjadi bagian dari perkembangan sepak bola Indonesia dan memberikan kontribusi yang berarti.
Shae Jurcka
Shae Jurcka adalah gelandang berusia 16 tahun yang memiliki visi bermain yang cerdas dan kemampuan passing yang akurat. Ia mampu mengatur tempo permainan dan memberikan umpan-umpan terobosan yang memanjakan para penyerang. Kehadirannya di lini tengah SC Telstar U-17 memberikan keseimbangan bagi timnya.
Selain memiliki kemampuan passing yang baik, Shae Jurcka juga memiliki kemampuan bertahan yang solid. Ia mampu memotong serangan lawan dan melindungi lini belakang timnya. Ia juga memiliki kemampuan duel udara yang mumpuni, sehingga sulit dilewati oleh para pemain lawan.
Shae Jurcka menyatakan bahwa ia sangat bangga dengan darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Ia pun berjanji akan bekerja keras untuk bisa mewujudkan impiannya membela Timnas Indonesia.