UKM jadi pasar seksi, Lazada racik strategi baru
Lazada mengaku telah memiliki lebih dari 7 ribu penjual yang memasarkan lebih dari 1,4 juta produk lewat marketplace
Jumlah UKM di Indonesia berdasarkan catatan BPS (Badan Pusat Statistik) di tahun lalu, berjumlah 55 juta lebih. Hal inilah yang menjadikan pasar yang besar bagi Lazada Indonesia. Oleh kebab itu, Lazada terus menggencarkan penawaran bagi pelaku UKM. Penawaran itu berupa komisi nol persen bagi penjual.
Tentu saja, dengan startegi itu Lazada berharap semakin banyak produk yang bisa ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau bagi pembeli di marketplace yang disediakannya. Perusahaan ini berharap promo bagi penjual akan membuat para pengguna lebih getol berbelanja.
"Kami membangun Lazada dengan fokus pada pengalaman dan kepuasan pelanggan. Pemberian insentif yang jelas kepada penjual di platform marketplace supaya mereka bisa lebih fokus ntuk menghadirkan produk terbaik dengan harga terbaik," kata CEO Lazada Group di kantor Lazada Indonesia, Maximilian Bittner di Jakarta, Kamis (8/10).
Para penjual pun mendapatkan layanan baru milik mereka, yakni Fulfillment by Lazada. Layanan ini, menyediakan dukungan logistik serta operasional bagi para penjual supaya mereka bisa lebih fokus melebarkan portofolio produk serta meningkatkan bisnis mereka.
Sampai saat ini, Lazada mengaku telah memiliki lebih dari 7 ribu penjual yang memasarkan lebih dari 1,4 juta produk lewat marketplace Lazada. Kehadiran program khusus yang hanya hadir di Indonesia ini bakalan mendongkrak jumlah mitra penjual mencapai angka lebih dari 10 ribu di akhir tahun 2015.
Baca juga:
eKado jadi cara baru Telkomsel genjot bisnis digital
Bukalapak jadi pentolan di Bubu Awards 2015
Sssttt... Mantan bos Path Indonesia kini jualan kebutuhan intim
Rekber BlackPanda Kaskus bakal kembalikan dana penggunanya
Jaringan Alfamart rilis aplikasi 'Alfaonline.com' untuk Android