Transformasi Digital Jadi Strategi Tiki Perkuat Layanan Logistik
Salah satu pilar utama transformasi tersebut adalah penguatan aplikasi.
Direktur Utama Tiki, Yulina Hastuti mengatakan pihaknya terus mempercepat transformasi digital di seluruh lini operasional sebagai respons atas perubahan kebutuhan pelanggan dan pesatnya perkembangan teknologi di industri logistik.
“Transformasi ini mencakup penguatan ekosistem digital dari hulu ke hilir, mulai dari pengelolaan jaringan, sistem distribusi, hingga pemantauan kinerja operasional secara real-time,” ujarnya.
Dilanjutkannya, salah satu pilar utama transformasi tersebut adalah penguatan aplikasi TIKI sebagai antarmuka pelanggan yang lebih intuitif dan terhubung dengan sistem operasional internal.
Aplikasi TIKI kini dilengkapi berbagai fitur digital, seperti kemudahan transaksi pengiriman, pelacakan paket secara real-time, layanan penjemputan online (JEMPOL), serta akses layanan pelanggan melalui berbagai kanal digital. Integrasi ini memungkinkan pelanggan memperoleh pengalaman layanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.
“Transformasi digital yang kami jalankan bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi tersebut menghadirkan kemudahan, kedekatan, dan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami di seluruh Indonesia,” ujar Yulina.
Dampak Transformasi
Digitalisasi juga diterapkan pada proses operasional internal untuk meningkatkan kejelasan alur kerja dan akurasi pengambilan keputusan. Sistem monitoring kinerja yang terintegrasi membantu manajemen memantau operasional secara menyeluruh, sekaligus memperkuat ketahanan layanan di tengah persaingan industri kurir dan logistik yang semakin kompetitif.
Dampak transformasi ini dirasakan hingga ke tingkat operasional dan mitra keagenan di berbagai daerah. Senior Manager Operasional TIKI, Wahyudi, menyebut pemanfaatan teknologi membuat proses kerja lebih efisien dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
“Ibu Yulina tidak hanya menghadirkan perubahan dari sisi teknologi, tetapi juga memastikan pemanfaatannya dijalankan secara konsisten hingga ke level operasional,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan mitra keagenan TIKI di Tebet, Safrijal Siregar, yang menilai transformasi digital TIKI memberikan nilai tambah nyata dalam kemitraan dan pelayanan di lapangan.
Transformasi digital ini menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Yulina Hastuti meraih Indonesia CEO Excellence Awards 2025, sekaligus menegaskan arah TIKI untuk terus tumbuh berkelanjutan melalui inovasi layanan, penguatan digital, dan fokus pada pengalaman pelanggan.