LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Tiket.com tak ingin terlena soal perang harga

Tiket.com ingin pelan-pelan akan meminimalisir ketergantungan dari perang harga

2016-07-27 11:33:00
E-commerce
Advertisement

Co-founder sekaligus Chief Communication Officer (CCO) Tiket.com, Gaery Undarsa, mengakui perang harga di industri online travel agent masih terjadi hingga saat ini. Namun, keadaannya masih lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.

Persoalan perang harga ini pada dasarnya dipicu akibat tipikal orang Indonesia yang notabene sensitif terhadap harga. Sehingga kebanyakan dari online travel agent menerapkan strategi tersebut agar konsumen mau menggunakan layanannya.

"Tapi dari kami sendiri, pelan-pelan akan meminimalisir ketergantungan dari perang harga. Makanya, kita gak ingin kepancing lebih dalam soal perang harga itu," kata Gaery saat berkunjung ke kantor Merdeka.com, Jakarta, Selasa (27/07).

Advertisement

Gaery menambahkan, jika adanya perang harga maka akan berdampak tak sehat bagi ekosistem sebuah industri. Terlebih dikatakannya, sejak awal perusahaannya berdiri memiliki visi untuk turut mengembangkan ekosistem industri online travel agent di Indonesia.

Sehingga staregi besar yang dilakukannya pun diharapkan akan berdampak pula terhadap pengembangan ekosistem di industri tersebut. Hal itulah yang dikatakannya berbeda dengan perusahaan-perusahaan online travel agent yang muncul belakangan ini.

"Bedanya kita dengan yang lain itu strategi besar kita mengarah ke pengembangan ekosistem industri ini. Dampaknya nanti juga akan berimbas terhadap kita. User kita akan makin membesar," ujar dia.

Advertisement

Pada kesempatan terpisah saat akhir Desember tahun lalu, Gaery pernah mengklaim jika perusahaan yang didirikan lima tahun silam mengalami pertumbuhan sebesar 100 persen di tahun 2015. Di tahun tersebut, ada dua layanan tiket yang menjadi ladang pendapatannya paling besar, yakni layanan pemesanan tiket penerbangan dan pemesanan hotel. Kedua layanan itu, diakuinya, memberikan kontribusi tumbuhnya performa Tiket.com pada tahun 2015.

Hingga akhir 2015, Tiket.com mengklaim berhasil membangun kemitraan strategis dengan 14 maskapai penerbangan, 180.000 hotel, dan 15 perusahaan perbankan. Selain itu, Tiket.com juga berhasil menjadi agen layanan online tiket kereta api nomor 1 melalui penguatan kerjasamanya dengan PT KAI.

Baca juga:
Bulan berkah, Bukalapak sabet dua penghargaan bergengsi
Begini cara JD.ID tingkatkan pengunjung wanita
Penambahan kategori produk jadi fokus utama JD.ID di tahun pertama
Mataharimall dan Fishpond jalin kerja sama
Iklan tawarkan jasa transportasi cari Pokemon muncul di OLX

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.