Temui Menpar, Menkominfo mau Pokemon Go bermanfaat untuk pariwisata
"Intinya sejauh mana mendorong kreativitas."
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan telah bertemu dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya membahas mengenai pemanfaatan model Pokemon Go untuk pariwisata.
Dikatakannya, dengan memanfaatkan model game yang tengah booming itu, dinilai mampu mendorong produktivitas di sisi pariwisata.
"Saya juga sudah bicara dengan Menpar Pak Arif Yahya, untuk bagaimana justru memanfaatkan model Pokemon Go ini ke arah pariwisata. Intinya kita dorong untuk sejauh mana mendorong produktivitas," ujar pria yang akrab disapa Chief RA di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Kamis (11/08).
Menkominfo juga telah mengatakan perihal ini kepada Google. Pihak Google pun menanggapi usul dari dia dengan positif. Bahkan akan menjadwalkan bertemu dengan Niantic membahas usulan ini.
"Sejauh ini Google juga setuju dan mau menindaklanjuti dengan menjadwalkan bertemu dengan Niantic," tuturnya.
Niantic merupakan startup yang dibangun oleh John Hanke dan dikembangkan di bawah naungan Google untuk membuat game berbasiskan peta. Nah, game Pokemon Go ini dikembangkan oleh Niantic.
Sebelumnya, pria kelahiran Bogor itu, pernah mengatakan kepada pihak Google agar peta dalam permainan tersebut tidak diarahkan ke objek vital nasional. Hal itu lantaran peta yang digunakan dalam permainan Pokemon Go menggunakan Google Map.
"Saya udah ketemuan sama Google Indonesia dua kali. Saya minta ke mereka agar tidak diarahkan ke objek vital nasional," ungkapnya.
Dijelaskannya, objek vital nasional itu seperti, markas TNI dan pusat beban listrik milik PLN.
Baca juga:
Perempuan ini mengaku diperkosa karakter Pokemon GO
Tangkap dan adu Pokemon bareng PicMix di acara Pokemix
Ketemu Google, Menkominfo ingatkan lagi soal Pokemon Go
Menkominfo minta Pokemon Go bisa tingkatkan pengunjung tempat wisata
Gara-gara 'Cari Pokemon', penyanyi cilik ini raup kesuksesan