Ketemu Google, Menkominfo ingatkan lagi soal Pokemon Go
Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengingatkan kembali kepada Google agar aplikasi game berbasis peta digital untuk dijauhkan dari objek-objek vital nasional. Seperti game yang tengah digandrungi masyarakat Indonesia, Pokemon Go. Permintaan ini pun disanggupi oleh pihak Google saat berkunjung ke kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) di Jakarta, Rabu (10/08).
Dikatakan Menkominfo, Google akan melakukan pendekatan kepada para penyedia game berbasis maps untuk memperhatikan permintaan dari pemerintah. Pihak Google pun juga akan terus menjaga komunikasi dengan Kemkominfo untuk membahas isu-isu penting yang membutuhkan penanganan dan perhatian khusus seperti kebutuhan dalam penanganan aplikasi berbasis maps tersebut.
Hadir dalam kunjungan tersebut VP Engineering on Maps, Hugh Williams; Product Management Director, Ben Galbraith; dan Director of GEO NBU Lead, Suren Ruhela. Kepada pihak Google, pria yang akrab disapa Chief RA ini, menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia saat ini berfokus pada dua hal, yaitu percepatan pembangunan jaringan broadband yang menyeluruh, baik dalam hal backbone maupun akses; serta peningkatan efisiensi industri ICT Nasional.
"Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah untuk mempercepat broadband tersebut adalah dengan proyek Palapa Ring dan peningkatan akses 4G," katanya.
Meski begitu, pria kelahiran Bogor itu juga mengutarakan bagaimana agar aplikasi dan konten-konten Google, maupun penyedia aplikasi lain yang difasilitasi Google, untuk menjaga konten-konten negatif seperti pornografi masuk dan tersebar di Indonesia.
"Oleh karena itu, kerjasama dengan Google perlu semakin ditingkatkan," turutnya.
Sebelumnya, dia pernah mengatakan jika hubungan kedua belah pihak seperti pasangan suami istri. Namun selayaknya hubungan baik, pasti ada hal-hal yang membuat persoalan menjadi berbeda pendapat.
"Indonesia menjadi market yang dianggap besar bagi Google. Sudah seharusnya saling bekerja sama dengan baik. Hubungan kita dengan pihak Google sangatlah erat, seperti pasangan suami istri. Suami istri kadang-kadang tidak selalu sepakat dalam hal tertentu namun selalu ada cinta yang hidup di dalamnya," ujarnya.
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya