LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Telkomsigma berani banding harga STAR Cloud dengan Azure dan Amazon

Telkomsigma berani banding harga STAR Cloud dengan Azure dan Amazon. Telkomsigma besar-besaran melakukan revitalisasi layanan public cloud-nya, STAR Cloud. STAR Cloud ini merupakan Cloud Management Platform yang menawarkan unlimited bandwidth, sistem payment yang dapat dilakukan secara online dan offline

2017-05-04 12:13:00
Teknologi
Advertisement

Telkomsigma besar-besaran melakukan revitalisasi layanan public cloud-nya, STAR Cloud. STAR Cloud ini merupakan Cloud Management Platform yang menawarkan unlimited bandwidth, sistem payment yang dapat dilakukan secara online dan offline, pengoperasian yang mudah hingga tersedianya multi packages yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Menurut Direktur Bussiness Data Center & Manage Service Telkomsigma, Andreuw Th.A.F, STAR Cloud ini didesain bakal bisa bersaing dengan Microsoft Azure dan Amazon Web Service (AWS). Dikatakan dia, terdapat beberapa keunggulan yang dimiliki STAR Cloud yang tak ada di pesaing.

Pertama, mudah untuk diakses dan diaktifkan. Kedua, sistem pembayaran yang bisa secara online atau offline dan yang ketiga, dashboard yang bisa memantau secara real time cloud network yang digunakan. Selain itu, soal harga pun dijamin menjadi daya pikat tersendiri. Kata dia, bisa diadu jika dibandingkan dengan pesaing asing alias lebih murah 10-15 persen.

Advertisement

"Tahap awal kita bidik ada 25 ribu pengguna. Sektor UKM diprediksi akan dominan 80 persen sisanya individual yang akan menikmati STAR Cloud di tahun pertama," katanya.

Lebih lanjut Andreuw menjelaskan, keunggulan lain yang dimiliki STAR Cloud adalah dukungan Data Center yang Always On dan secured seluas 200 ribu meter persegi. Sementara, VP IT & Digital Ecosystem Bussiness Telkomsigma M Deta Septianto menambahkan, saat ini STAR Cloud secara teknis dikembangkan sebagai Infrastructure as Services. Ke depan akan menawarkan Software as Services (SaaS), dan Platform as Services (PaS).

"Kita juga terbuka dengan cloud provider lainnya menggunakan STAR Cloud sebagai cloud platform. Nanti tinggal bicara revenue sharing-nya," jelas dia.

Advertisement

Baca juga:
STAR Cloud besutan Telkomsigma siap bersaing dengan Azure
Casio terjun di lini proyektor dengan luncurkan proyektor UHD 4K
Nyinyir kasus Telkomsel, Indosat telak dibully netizen
Sampai sekarang, website Telkomsel masih 'semaput' dikerjai hacker
Idtalent, platform digital pencarian kerja besutan Putra Nababan
Samsung bakal luncurkan Galaxy Note 7R akhir Juni, harga lebih murah
OPPO resmi luncurkan A57 di Indonesia

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.