Sensor mungil yang bersemayam di iPhone ini bisa deteksi gempa!
Namun, teknologi ini belum dimanfaatkan sebagai seismometer 'mini'
Tepat pukul 23.19 WIB malam kemarin (10/09), sebuah gempa berkekuatan 4,9 skala Richter mengguncang daerah Malang dan sekitarnya. Banyak netizen pun lantas mengunjungi situs BMKG untuk mengetahui info seputar gempa itu.
Memang, untuk mendeteksi gempa, dibutuhkan alat canggih bernama seismometer yang hanya dimiliki oleh lembaga seperti BMKG. Namun, tahu kah Anda bila ada bagian smartphone yang bisa mendeteksi gempa?
Berdasarkan penelitian tim geologi Italia dari NIGV (National Institute of Geophysics and Volcanology), terungkap bila sensor accelerometer jenis LIS331DLH yang dipakai di iPhone, bisa mendeteksi gempa tak ubahnya seismometer!
Lewat serangkaian percobaan, tim NIGV menyatakan bila accelerometer iPhone mempunyai respon yang sangat baik terhadap gempa. Tetapi, accelerometer itu hanya mampu menangkap goncangan gempa (dengan tepat) di kekuatan 5 skala Richter ke atas.
Hal tersebut oleh ilmuwan dikatakan bukan masalah besar, sebab mayoritas gempa di bawah 5 skala Richter tidak bisa menimbulkan kerusakan.
Perlu diketahui, accelerometer di smartphone dipakai untuk mengontrol tampilan antar muka, tepatnya untuk menyajikan pandangan landscape atau potret layar perangkat, berdasarkan cara perangkat sedang digunakan.
Yang patut disayangkan, saat ini pemakaian sensor ini belum dioptimalkan, termasuk aplikasi-aplikasi yang ada. Jika Anda menemukan aplikasi pendeteksi gempa, semua itu adalah aplikasi palsu semata, sebab vendor smartphone, termasuk Apple, belum sampai ke tahap menggunakan accelerometer sebagai pendeteksi getaran seperti gempa.
Baca juga:
Edit foto seorang model pakai iPad Pro, Apple dikecam banyak orang
Mengupas tuntas kecanggihan teknologi 3D Touch di layar iPhone 6s
iPad mini 4, tablet 'tampan' yang dibekali chipset A8
Apple: Buat teknologi 3D Touch susah, mirip coba baca pikiran orang
Ketahuan! Kapasitas baterai iPhone 6s tak sebesar iPhone 6