LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

SCOOP diakuisisi Kompas Gramedia, ini pengakuan foundernya!

SCOOP diakuisisi Kompas Gramedia, ini kata foundernya! "Saya menjual Scoop karena Gramedia bisa membawa Scoop ke next level. Yang penting perusahaan bisa gede"

2016-12-19 10:31:00
Digital Startup
Advertisement

Kelompok Kompas Gramedia baru saja mengakuisisi platfrom majalah digital Scoop. Hasil akuisisi ini diumumkan oleh kedua belah pihak pada Jumat (16/12).

Mengapa Scoop dijual ke Kompas Gramedia?

Willson Cuaca, pendiri sekaligus CEO Scoop, mengaku kini Kompas Gramedia pemilik 100 persen Scoop, dari sebelumnya hanya pemegang saham minoritas. Kelompok usaha besar di bisnis media ini pernah sudah masuk sebagai investor Scoop pada 2013 dengan menyetor uang sejumlah 3 juta dollar AS, sejak platform ini dikembangkan pada 2011.

Advertisement

Kata Willson yang juga Managing Partner East Ventures, Scoop dijual ke Kompas Gramedia karena dia percaya sama kelompok usaha lokal ini. Selain ingin Scoop lebih baik lagi di masa mendatang.

"Saya menjual Scoop karena Gramedia bisa membawa Scoop ke next level. Yang penting perusahaan bisa gede," kata Willson pada Merdeka.com lewat chat, Jumat malam.

Sayang, Willson tidak bersedia menyebutkan nilai transaksi akuisisi ini.

Advertisement

"Undisclosed", pungkas dia.

Saat ini Scoop sudah diunduh lebih dari 6 juta pengguna baik di App Store maupun Play Store. Platform ini telah menjalin kerja sama dengan 400 penerbit dengan memiliki katalog yang terdiri dari 50 judul koran, 30.000 judul buku, dan 800 judul majalah dalam format digital.

Andy Budiman, CEO Gramedia.com, sebelumnya mengaku tertarik mengakuisisi Scoop karena memiliki peran penting untuk memperkuat tawaran digital Kompas Gramedia di bidang media dan komersial. Ada kesesuaian strategi antara Gramedia.com dan Scoop yang akan memperkuat kedua platform.

Baca juga:
Sosrobahu, teknologi konstruksi anak bangsa diakui dunia
Penggunaan internet masih sebatas hiburan belum yang produktif
IDPRO adakan acara untuk edukasi masyarakat soal data center
Awas, ini 5 sisi kelam internet yang tidak semua orang tahu!
Stasiun kereta ini disulap jadi kampus startup terbesar di dunia
3 Ribu desa tertinggal akan segera menikmati teknologi
Bahaya! Segala informasi tentang Anda bisa terlacak cuma lewat foto

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.