IDPRO adakan acara untuk edukasi masyarakat soal data center
Merdeka.com - Asosiasi data center di Indonesia yang bernama Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) berencana mengadakan event Data Center Day pada 22 Februari 2017. Event ini dibuat untuk memperkuat potensi industri data center demi kemajuan pertumbuhan industri telematika (TIK) Indonesia. IDPRO sendiri dipimpin oleh Kalamullah Ramli, mantan dirjen di Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Hendra Surya Kusuma, Bendahara IDPRO, menjelaskan Data Center Day pada 22 Februari 2017 merupakan wahana informasi dan edukasi kepada masyarakat dan industri di Indonesia mengenai pentingnya data center. Event ini juga dimanfaatkan untuk menjelaskan soal pengembangan dan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di bidang data center.
"Ada pula konferensi yang ini akan memberikan gambaran yang jelas soal data center. Sehingga dapat mengembangkan kualitas layanan industri data center di Indonesia," kata Hendra di Jakarta, Rabu (14/12).
IDPRO sendiri baru terbentuk pada Juni 2016. Semula Asosiasi beranggotakan perusahaan data center, seperti DCI, Elitery, GTN, Nexcenter, XL, Telkomsigma, dan kelompok akademisi dari Pusat Penelitian Sains dan Teknologi Universitas Indonesia. Lintasarta dan CBN segera bergabung di bulan ini.
Dari para anggota IDPRO tersebut, pangsa pasar data center yang mereka kuasai di Indonesia mencapai sekitar 70 persen.
Pada kesempatan itu, IDPRO juga merilis situs resminya. Situs ini mulai bisa diakses pada 14 Desember 2016. Lewat situsnya, masyarakat dapat mengetahui lebih banyak soal asosiasi ini. Bagi member Asosiasi, dapat mengakses white paper dan melihat lowongan proyek data center. Sementara untuk pelaku industri dapat mencari talenta terbaik.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya