Samsung Perluas Pasar Galaxy XR, Hadir di Empat Negara Baru Mulai 2026
Pada 2026, Samsung berencana untuk meluncurkan Galaxy XR secara global. Apa menariknya?
Samsung dilaporkan sedang mempersiapkan langkah signifikan untuk memperluas kehadiran perangkat mixed reality, Galaxy XR, ke lebih banyak negara pada tahun 2026.
Setelah sebelumnya diluncurkan di Amerika Serikat dan Korea Selatan, Galaxy XR direncanakan akan hadir di Inggris, Jerman, Prancis, dan Kanada.
Menurut SamMobile, (11/11), peluncuran Galaxy XR di keempat negara tersebut merupakan bagian dari strategi Samsung untuk membangun ekosistem XR berbasis Android sebelum akhirnya dijual secara global.
Galaxy XR menjalankan sistem operasi Android XR yang merupakan hasil kolaborasi antara Samsung, Google, dan Qualcomm.
Headset ini dilengkapi dengan chipset Snapdragon XR2 Plus Gen 2, RAM 16GB, penyimpanan 256GB, serta layar Micro-LED 4.3K.
Menariknya, Galaxy XR sudah terintegrasi dengan Gemini, sebuah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mampu mengenali objek, membantu pengguna dalam menyelesaikan tugas, serta membuat konten 3D secara real-time.
Strategi ekspansi pasar ke negara-negara lain secara bertahap diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi Samsung untuk memperkuat konten, aplikasi, dan dukungan bagi para pengembang.
Dengan demikian, pengguna berpotensi mendapatkan pengalaman yang lebih baik saat perangkat ini mulai tersedia di negara mereka.
Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu belum mengumumkan jadwal peluncuran yang pasti atau harga di negara tujuan ekspansi mereka. Namun, tahun 2026 dianggap sebagai waktu yang paling mungkin untuk peluncuran.
Pengguna di wilayah terkait disarankan untuk tetap mengikuti pembaruan resmi dan informasi terkait pra-pemesanan.
Perluasan Galaxy XR diyakini menjadi langkah penting bagi Samsung dalam memasuki era baru teknologi XR berbasis Android.
Dengan langkah ini, diharapkan Samsung dapat memberikan inovasi yang lebih baik dan pengalaman yang lebih memuaskan bagi para penggunanya di seluruh dunia.
Headset AI Samsung Galaxy XR Jadi Kompetitor Berat Apple Vision Pro
Samsung telah menjalin kemitraan dengan Google dan Qualcomm untuk meluncurkan headset Galaxy XR yang merupakan produk pertama dari seri perangkat Android XR.
Kerja sama antara ketiga perusahaan teknologi besar ini menawarkan perangkat yang mencakup "The full spectrum of XR form factors," termasuk di dalamnya kacamata yang didukung oleh teknologi AI.
Headset Samsung Galaxy XR dilengkapi dengan layar mikro-OLED yang memiliki resolusi sangat tinggi, yaitu 3.552 x 3.840 piksel, dengan total 27MP, hampir setara dengan resolusi 8K.
Perangkat ini mendukung kecepatan refresh standar 72Hz, serta opsi 60Hz dan 90Hz, dengan layar virtual yang memiliki sudut pandang 109 derajat secara horizontal dan 100 derajat secara vertikal.
Dalam blog resmi Samsung, seperti yang dikutip pada Rabu (22/10/2025), disebutkan bahwa Galaxy XR memasuki dimensi baru dalam film, olahraga, dan permainan. Dengan layar virtual yang besar, perangkat ini menawarkan pengalaman sinematik di mana saja.
"Rasakan pengalaman yang lebih mendalam dengan konten 360 derajat dan Spatial Audio yang membuat kalian tetap berada di kursi 'pengemudi' tanpa perlu meninggalkan sofa," tulis Samsung.
Spesifikasi Galaxy XR
Headset ini dilengkapi dengan dua kamera yang dapat digunakan untuk video passthrough, yang meningkatkan pengalaman luas berkat teknologi AI.
Kamera tersebut memiliki lensa sudut lebar 18mm dengan aperture f/2.0 dan dilengkapi sensor 6,5MP yang mampu menangkap gambar dan video dalam format 3D.
Selain itu, perangkat ini juga memiliki enam kamera yang menghadap ke luar, yang dikenal sebagai kamera pelacakan "inside-out".
Teknologi ini memungkinkan pelacakan mandiri tanpa memerlukan perangkat keras tambahan, hanya dengan mengandalkan interaksi antara headset dan penggunanya.
Kamera-kamera tersebut berfungsi untuk mendeteksi gerakan tangan, yang menjadi metode input utama bagi pengguna.
Untuk meningkatkan kualitas visual dan navigasi, headset ini juga dilengkapi dengan sensor kedalaman, lima IMU (Inertial Measurement Unit) yang terdiri dari akselerometer dan giroskop, serta sensor kedip (flicker sensor) untuk memastikan hasil terbaik dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Fitur Unggulan Headset
Di bagian dalam headset ini, terdapat empat kamera pelacak mata yang berfungsi untuk mengenali iris mata, sehingga dapat digunakan untuk membuka kunci headset dan memverifikasi pengguna pada aplikasi.
Dengan demikian, headset ini mampu mengetahui apa yang sedang dilihat oleh penggunanya. Selain itu, headset ini dilengkapi dengan fitur pengaturan jarak antar pupil mata yang dapat disesuaikan antara 54 hingga 70 mm, serta mendukung penggunaan optik bagi mereka yang memerlukan kacamata.
Headset ini juga dilengkapi dengan pelindung cahaya yang dapat dilepas, yang berfungsi untuk mengurangi cahaya dan meningkatkan pengalaman imersif saat menggunakan aplikasi VR.
Pelindung ini dapat dilepas untuk memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pengguna. Dengan berat total 545g, headset ini termasuk bantalan dahi, sementara pelindung cahaya dan pengatur ukuran bantalan bersifat opsional dan tidak termasuk dalam berat tersebut.
Baterai terpisah dari headset ini memiliki berat 302g. Menurut Samsung, "Rangka headset dirancang untuk mendistribusikan tekanan di dahi dan bagian belakang kepala pengguna agar lebih nyaman dipakai.
Memisahkan baterai dari unit utama juga mengurangi beban pada kepala dan leher." Dengan semua fitur ini, Samsung Galaxy XR diprediksi akan menjadi pesaing bagi Apple Vision Pro dan saat ini tersedia di pasar Amerika Serikat (AS) serta Korea Selatan dengan harga sekitar USD 1.800 (Rp 30 juta).