LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Rupiah melemah, Advan sesumbar tak akan naikkan harga

Bagi Advan, produk yang sudah beredar di pasar pantang hukumnya untuk dinaikkan

2015-08-31 16:04:00
Smartphone
Advertisement

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika membuat perusahaan mati-matian memperjuangkan bisnisnya agar tak digilas kerugian. Bukan hal yang mustahil mana kala ekonomi sedang tak stabil ini membuat perusahaan menaikkan harga jual produknya ke pasar. Namun krisis ini nampaknya tidak membuat vendor gadget Advan, menaikkan harga produk ke pasar.

Bagi mereka, produk yang sudah beredar di pasar pantang hukumnya untuk dinaikkan. Pasalnya, jika melakukan kebijakan itu pasar tidak akan siap menerima kenaikan harga itu.

"Kami tidak akan melakukan penyesuaian harga untuk produk yang sudah ada di pasar karena tingginya harga dolar Amerika Serikat terhadap rupiah. Kebijakan kenaikan harga kami anggap tidak populis dan kurang bagus untuk pasar," kata Direktur Marketing Advan, Tjandra Lianto, saat ditemui Merdeka.com di Jakarta, Senin (31/8).

Advertisement

Oleh sebab itu, dirinya mengatakan akan tetap mempertahankan harga dengan berbagai cara salah satunya mengurangi aktivitas promosi.

"Kita kurangi pos-pos pengeluaran lain seperti marketing dan iklan tapi tidak menaikkan harga produk. Perusahaan kita menilai langkah ini lebih baik, karena jumlah biaya marketing cukup besar, sekitar Rp 20-25 miliar tiap bulan," katanya.

Lebih lanjut, Tjandra memaparkan kondisi nilai tukar rupiah yang gamang terhadap mata uang asing, khususnya dolar AS sangat tak baik untuk industri. Kalau boleh memilih, kata Tjandra, pemain industri merasa lebih baik bila harga dolar AS stabil walaupun tinggi.

Advertisement

"Sebenarnya yang lebih kita perlukan sekarang ini nilai tukar dolar AS yang lebih pasti. Lebih baik kalau mau Rp 14 ribu ya asalkan tetap lebih masuk akal daripada sebentar naik sebentar turun, bingung nanti malah jadinya menentukan harga produk dan biaya produksi," ungkap Tjandra.

Baca juga:
Jaring penjualan 10 ribu unit, Advan gandeng MNC Shop
Perusahaan ponsel dunia ramai-ramai PHK karyawan
Menengok desain tampilan Advan S6 6 inch
Apple akan hentikan produksi iPhone 5c?
Xperia akan hadir dengan kamera 23 MP dan RAM 4 GB

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.