LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Peneliti temukan cara membunuh bakteri pemakan manusia

Peneliti segera hilangkan kekebalan pada bakteri pemakan manusia

2014-06-21 09:30:00
Penelitian Ilmiah
Advertisement

Kabar baik diberikan oleh para peneliti dari Universitas East Angelia dan badan penelitian Diamond Light Source dari Oxford, Inggris. Mereka mengklaim telah menemukan cara ampuh untuk membunuh bakteri yang kebal terhadap antibiotik.

Seperti yang kita tahu, hingga saat ini bakteri yang mempunyai imunitas tinggi pada antibiotik diketahui sangat berbahaya bagi manusia. Sebut saja bakteri Methicillin-resistant Straphylococcus aeureus (MRSA) yang dikenal bisa menurunkan kekebalan tubuh manusia secara drastis hingga menyebabkan penyakit Necrotizing fasciitis.

Necrotizing fasciitis diketahui dapat menyebabkan infeksi akut dan menyebabkan luka parah di tubuh penderitanya, mereka hampir terlihat seperti dimakan hidup-hidup.

Advertisement

Untuk mencegah bertambahnya korban jiwa, para peneliti telah berhasil mengidentifikasi proses pembuatan kekebalan tubuh bakteri super itu.

Bakteri-bakteri tersebut ternyata mampu mengembangkan bagian membran sel atau lapisan pelindung tubuhnya dengan jaringan lemak tertentu agar antibiotik tidak dapat menembus masuk. Alhasil, cara yang dianggap paling ampuh untuk membunuh bakteri-bakteri itu adalah dengan memotong jalur biologis pembuatan lapisan lemak pada membran bakteri.

Tim gabungan asal Inggris itu kini tengah berupaya membuat antibiotik baru yang mampu memutus siklus regenerasi membran yang dipakai bakteri untuk meningkatkan kekebalan terhadap obat-obatan di sebuah laboratorium di kota Norwich.

Advertisement

Ironisnya, dikutip dari Engadget (20/6), peneliti lain menyatakan bila cara ini hanya akan bertahan untuk sementara waktu. Dia berargumen bila pada akhirnya bakteri-bakteri itu akan mampu beradaptasi kembali terhadap penemuan terbaru ini. Bakteri juga pernah melakukan adaptasi serupa saat mampu menangkal antibiotik Penisilin.

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.