Peneliti Jerman ini temukan cara untuk bajak grup WhatsApp
Peneliti Jerman ini temukan cara untuk bajak grup WhatsApp. WhatsApp adalah salah satu aplikasi messaging paling populer, dan dilengkapi dengan enkripsi end-to-end yang tak akan membuat sebuah chat tak akan bisa diakses pihak lain selain dua belah pihak yang saling chat.
WhatsApp adalah salah satu aplikasi messaging paling populer, dan dilengkapi dengan enkripsi end-to-end yang tak akan membuat sebuah chat tak akan bisa diakses pihak lain selain dua belah pihak yang saling chat.
Namun seorang kriptografer asal Jerman menemukan cara untuk menyusup ke chat WhatsApp yang berupa grup. Fitur group chat sendiri juga diproteksi dengan enkripsi end-to-end.
Mengutip The Verge dan Wired, sang peneliti mengumumkan temuannya tersebut di konferensi Real World Crypto di Swiss.
Menurut penemu, pembajakan ini bisa dilakukan oleh siapapun, asal ia memegang kontrol server dari WhatsApp. Jadi enkripsi end-to-end ini hanya bisa bobol oleh pemegang server, yang bisa mengambil alih perang 'admin' di grup tersebut.
Meski hal ini dianggap sebuah cacat keamanan yang cukup besar, kontrol server adalah posisi yang tak main-main untuk diretas. Yang mampu memegang kontrol server adalah staff dari WhatsApp sendiri, pemerintah yang memiliki akses secara legal, serta hacker papan atas jika mereka mampu membobolnya.
Mengenai kasus ini, salah satu pegawai Facebook (orang tua perusahaan WhatsApp) yang merupakan kepala bidang keamanan, Alex Stamos, menyebut bahwa tidak ada cara rahasia untuk membobol WhatsApp. Stamos juga berargumen bahwa jika ada yang bergabung dalam sebuah grup WhatsApp, notifikasi akan muncul. Jadi jikalau pun hacker bisa meretas server, ia tetap tak bisa mengakses isi chat di grup tersebut kecuali dia memasukkan diri ke grup.
Baca juga:
Logan Paul akhirnya dapat hukuman dari Youtube. Setimpal?
Aktif di media sosial, Ganjar percaya diri didukung generasi milenial
Youtube angkat bicara soal Logan Paul, sebut akan ada 'tindakan' lebih lanjut
Saat netizen beri nasihat kepada Ahok dan Veronica
Polisi akan periksa foto diduga mirip Azwar Anas
'Silakan berdebat di media sosial selama informasinya benar'
Gabung Barcelona, inilah foto profil Terbaru Coutinho di media sosial