Peneliti dan industri masih belum 'mesra'
Kurangnya harmonisasi kebijakan antar sektor dianggap sebagai salah satu pemicu terjadinya kerenggangan itu
Direktur Jenderal (Dirjen) Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KemenristekDikti) Jumain Appe, mengakui jika inovasi teknologi yang tercipta saat ini masih belum banyak yang bersinergi dengan industri. Dia juga menyatakan bahwa kurangnya sinergi tersebut lantaran banyak hal.
"Di antaranya kurangnya para peneliti melihat fenomena yang dibutuhkan oleh industri dan kurangnya harmonisasi kebijakan antar sektor," ungkap dia saat acara Innovation Business Gathering dan Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2015 di Gedung KemenristekDikti, Jakarta, Selasa (15/12).
Di sisi lain, dia juga mengharapkan adanya pertemuan innovation business gathering mampu membuat sinergi lebih kuat antara peneliti dan industri soal inovasi teknologi.
"Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempertemukan aktor inovasi dengan pebisnis di sektor teknologi, sehingga nantinya bisa bersinergi," kata dia.
Hal ini diakuinya memang tak mudah, sebab diperlukan kerja sama dan dukungan semua komponen di dalamnya. Salah satu komponen yang menjadi pilar utama penguatan Sistem Inovasi Nasional yaitu Penguatan Kelembagaan Iptek yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.
"Jika hal itu bisa terlaksana, maka pada akhirnya akan mampu meningkatkan ekonomi dan daya saing bangsa," ujarnya.
Baca juga:
5 Prediksi sosok jenius di bidang teknologi yang salah kaprah
E-book ternyata mampu tingkatkan keterampilan membaca anak laki-laki
Bisa bermain drum ternyata buktikan kalau kamu lebih pintar
Benarkah ini makam Sultan Sulaiman si penakluk Eropa yang hilang?