Orang Indonesia tak bisa lepas dari ponsel pintar
Orang Indonesia tak bisa lepas dari ponsel pintar. Rata-rata orang Indonesia menggunakan ponselnya dua jam seharinya. Hal ini jika dibandingkan dengan desktop sekitar 2,5 kali lebih lama. Detailnya adalah penggunaan untuk browsing di smartphone sekitar 68 menit sementara untuk desktop 52 menit.
Google baru saja mengeluarkan hasil riset terbaru mereka terkait e-commerce tahun 2016 di Indonesia. Dalam risetnya tersebut dijelaskan bahwa menjelang puncak musim belanja pada 12 Desember ini menjelaskan bahwa tren yang mendominasi adalah mobile.
Sebesar 43 persen, masyarakat Indonesia sekarang memiliki ponsel pintar dan jika dibandingkan dengan negara seperti Singapura atau Korea Selatan jumlah ini cenderung masih rendah. Meski begitu, masyarakat Indonesia tak bisa lepas dari genggaman smartphone miliknya. Hal itu dibuktikan dengan 71 persen masyarakat Indonesia memandang smartphone merupakan perangkat utama bagi mereka untuk online. Angka itu pun diklaim paling tinggi di Asia Pasifik.
"Orang Indonesia itu memang gak bisa lepas dari ponsel. Kalau kita keluar negeri aja bisa diidentifikasi mana orang Indonesia, mana bukan. Kalau mereka bawa dua smartphone dan power bank, itu pasti orang Indonesia," ujar Industry Head Google Indonesia, Henky Prihatna di kantor Google Indonesia, Jakarta, Kamis (17/11).
Selain itu, indikasi lain adalah meningkatnya waktu dalam penggunaan di ponsel pintar. Rata-rata orang Indonesia menggunakan ponselnya dua jam seharinya. Hal ini jika dibandingkan dengan desktop sekitar 2,5 kali lebih lama. Detailnya adalah penggunaan untuk browsing di smartphone sekitar 68 menit sementara untuk desktop 52 menit.
"Dua-duanya masih dipakai oleh orang Indonesia, baik smartphone atau desktop," katanya.
Dengan informasi yang ada di atas berkaitan dengan popularitas seluler, riset ini menunjukkan bahwa bagi banyak masyarakat Indonesia ponsel pintar mereka merupakan asisten belanja baru.
Baca juga:
Nokia 216 dual SIM resmi masuk Indonesia, harganya?
Vivo luncurkan Vivo V5, usung kamera depan dengan resolusi tertinggi
Diklaim tahan banting, LG V20 lulus uji standar militer AS
700 Juta ponsel Android diam-diam kirim data ke server China
Demi perluas pasar, Oppo gandeng Tokopedia