Nadiem Go-Jek: Mungkin ada langkah ekspansi ke luar Indonesia
Nadiem Go-Jek: Mungkin ada langkah ekspansi ke luar Indonesia. Go-Jek memungkinkan akan melakukan langkah ekspansi ke luar Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh CEO & Founder Go-Jek, Nadiem Makarim usai acara peluncuran layanan Go-Bills di kantornya, Jakarta.
Go-Jek memungkinkan akan melakukan langkah ekspansi ke luar Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh CEO & Founder Go-Jek, Nadiem Makarim usai acara peluncuran layanan Go-Bills di kantornya, Jakarta.
Sayangnya, pria lulusan Harvard Business School ini enggan memberikan komentarnya lebih jauh ketika ditanya perihal tersebut.
“Mungkin ada. Belum bisa saya komen,” katanya, Rabu (22/11).
Kendati begitu, kata Nadiem, bila hal itu terjadi, Indonesia tetap menjadi pijakan utama Go-Jek. Karena pasar negeri ini masih begitu besar.
“Meskipun kita ekspansi ke luar negeri, kita fokusnya tetap Indonesia. Kita kan tinggal di Indonesia,” terang dia.
Sekadar informasi, hingga Oktober 2017, aplikasi Go-Jek telah didownload lebih dari 55 juta kali. Perusaahaan ini telah beroperasi di 50 kota baik di kota-kota besar maupun kota-kota kecil seperti Tegal, Tasikmalaya, Cilacap, Madiun, dan lain sebagainya.
Baca juga:
Go-Bills layanan baru Go-Jek bisa bayar BPJS
Rencana ekspansi besar-besaran tiket.com perbanyak hotel
Tiket.com sebut bakal genjot sisi brand awareness
Telkomsel The NextDev Academy Live Streaming by KLN
Alasan Alexander Rusli berani kucurkan modal untuk startup
KASKUS jadi investor ProPS, startup teknologi periklanan
Tak lagi jabat bos Indosat, Alexander Rusli jadi angel investor