Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alasan Alexander Rusli berani kucurkan modal untuk startup

Alasan Alexander Rusli berani kucurkan modal untuk startup Alexander Rusli. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Alexander Rusli resmi melepas jabatannya sebagai President Director & CEO Indosat Ooredoo pada pertengahan November. Sebelumnya memang, ia telah mengajukan surat untuk tidak melanjutkan kembali sebagai orang pertama di perusahaan tersebut.

Saat ini, kesibukan yang dilakukannya adalah mencari perusahaan-perusahaan rintisan digital untuk melakukan investasi. Hal ini dilakukannya, sebelum kembali disibukan dengan rutinitas pekerjaan yang full time nantinya. Di sisi lain, ia juga tertarik dengan model bisnis startup.

Menurutnya, ruh dari industri telekomunikasi sendiri adalah konten-konten yang berjalan di atas jaringannya. Seperti halnya platform-platform e-commerce, layanan aplikasi transportasi, financial technology, dan lain sebagainya.

“Karena memang, ekosistem dunia digital hidupnya dari platform. Dan sebetulnya, yang menghidupkan dunia telekomunikasi kan juga itu,” ujarnya kepada awak media belum lama ini di Jakarta.

Ia juga mengatakan, banyak ide-ide dari anak bangsa yang tak kalah menarik. Mencoba untuk memecahkan masalah yang ada saat ini. Sayangnya, belum banyak orang yang percaya untuk meletakan uangnya di perusahaan-perusahaan rintisan digital.

“Ide-ide baru di Indonesia juga sebetulnya banyak banget. Tapi butuh orang yang percaya untuk menaruh uangnya supaya si startup ini bisa berkembang pada tahap tertentu. Makanya itu, saya tertarik,” jelasnya.

Alex juga tak menutup mata, bila masih banyak aplikasi-aplikasi yang berasal dari luar negeri. Sementara, aplikasi dalam negeri masih sedikit.

“Nah, konten-konten seperti itu kita harapkan, jangan hanya dari luar saja,” jelasnya.

Sejauh ini, Alex sepakat untuk mengucurkan modal ke dua perusahaan rintisan digital. Kedua perusahaan startup itu, antara lain RedKendi dan satu perusahaan yang belum bisa ia sebutkan namanya.

Redkendi merupakan perusahaan market place yang bertujuan membantu perusahaan catering menawarkan produk kulinernya kepada customer. Pasar yang dihubungkannya itu adalah perusahaan-perusahaan besar atau pabrik dengan perusahaan catering. Jadi Redkendi ini, khusus melayani dalam jumlah yang besar.

Sayangnya, Alex tak mau menyebutkan berapa angka yang ia investasikan untuk dua perusahaan rintisan digital itu.

“Soal itu gak bisa ngomong, bos,” terangnya.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP