LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Menkominfo: Jack Ma datang bukan sebagai perusahaan Tiongkok

Menkominfo: Jack Ma datang bukan sebagai perusahaan Tiongkok. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan bahwa penunjukan Jack Ma sebagai anggota penasihat steering committee road map e-commerce tak ada campur tangan dengan perusahaannya, Alibaba.

2017-08-23 11:13:00
E-commerce
Advertisement

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan bahwa penunjukan Jack Ma sebagai anggota penasihat steering committee road map e-commerce tak ada campur tangan dengan perusahaannya, Alibaba. Ma, kata Rudiantara, akan datang untuk mengembangkan ekosistem e-commerce di Tanah Air.

“Kata Jack Ma, dia akan datang bukan sebagai perusahaan Tiongkok. Namun, akan mengembangkan ekosistem agar UMKM, masyarakat sub urban & pedesaan, khususnya di dunia sedang berkembang bisa mendapat nilai tambah ekonomi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi,” jelas dia dalam keterangan dari humas Kemkominfo.

Sebagaimana diketahui, Menkominfo bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution, bertolak ke China untuk bertemu dengan orang kaya asal Tiongkok itu. Pertemuan dengan Ma menidaklanjuti dikeluarkannya PerPres PetaJalan e-commerce.

Advertisement

“Secara resmi menyampaikan undangan kepada Jack Ma untuk menjadi sebagai salah satu penasehat/advisor kepada steering committee dari inisiatif-inisiatif pada PetaJalan eComerce yang diketuai Menko Perekonomian,” kata pria yang akrab disapa Chief RA.

Sebelumnya di tahun lalu, Chief RA sempat mengatakan, penunjukan Ma sebagai penasihat steering commitee e-commerce di Indonesia, semata-mata ingin memosisikan e-commerce Indonesia di mata internasional. Dengan adanya tokoh seperti dia, dianggap mampu mendompleng e-commerce Indonesia.

"Begini, kita harus memosisikan e-commerce Indonesia di mata internasional. Kan kalau ada yang endorse dari internasional kan bagus. Kita juga ingin memosisikan produk-produk kita ke luar negeri. Nah, ini tidak hanya satu saja akan ada lagi nanti. Yang internasional maupun yang nasional. Tapi untuk siapanya lagi, tunggu informasi nanti,” tuturnya.

Advertisement

Baca juga:
Kunjungan ke China, Menkominfo temui Jack Ma
Pemerintah segera tentukan pungutan pajak e-ecommerce
2020, pertumbuhan e-commerce diproyeksikan tembus Rp 1.600 triliun
William sebut Tokopedia dibangun tidak untuk dijual
Ekspansi bisnis, Sarinah garap pasar online
Produk dalam negeri mulai tunjukkan taring di penjualan online
Peta jalan e-commerce disahkan, proyeksi USD130M tercapai?

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.