2020, pertumbuhan e-commerce diproyeksikan tembus Rp 1.600 triliun
Merdeka.com - Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Henri Subiakto, mengatakan dinamika ekonomi digital sekarang ini meningkat besar. Hal ini sejalan dengan misi Presiden Jokowi menjadikan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia di tahun 2020.
Dengan pesatnya pertumbuhan e-commerce saat ini, dia memperkirakan perputaran dana lewat ekonomi digital atau e-commerce akan mencapai Rp 1.600 triliun.
"Kominfo mendukung berjalannya ekonomi digital ini. Kira-kira 2020 bisa mencapai Rp 1.600 triliun, terjadi perkembangan yang meningkat besar," ujarnya dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB9) di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Senin (21/8).
Dia menambahkan, untuk mencapai hal tersebut, pihaknya telah menyiapkan standar keamanan informasi seiring bertumbuhnya industri e-commerce ini, dan juga terus mengembangkan Gerakan Nasional 1000 startup digital.
"Kita juga terus mendukung gerakan 1000 startup ini karena sekarang masih 60 persen, kita lihat masih ada dinamika, kita lihat kemarin seperti Tokopedia dan Bukalapak," tegasnya.
Perlu diketahui, data dari Kominfo bahwa Indonesia berkontribusi 50 persen dari pengeluaran e-commerce pada 2025 dan investasi e-commerce sekitar USD 9 miliar.
"Dengan kata lain, pasar e-commerce Indonesia diperkirakan mencapai USD 130 miliar di 2020," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya