Lindungi telur 70.000 penyu, Meksiko terjunkan drone dan tentara
Penjarahan telur di Meksiko bisa nampak seperti perang
Sejak tahun 1990, pemerintah Meksiko telah melarang jual beli dan konsumsi telur penyu. Tahun ini, untuk pertama kalinya, pemerintah Meksiko menggunakan drone untuk membantu melindungi pantai Murro Ayuta yang bakal menjadi pusat bertelurnya penyu dari samudra Pasifik.
Menurut Profepa, lembaga perlindungan lingkungan Meksiko, dalam satu malam, pantai Murro Ayuta dan pantai Escobilla yang ada di sampingnya bisa jujukan 70.000 penyu yang hendak bertelur.
Nah, untuk melindungi telur-telur penyu yang jumlahnya bisa mencapai ratusan ribu butir itu, pemerintah Meksiko tidak hanya menerjunkan 20 tentara bersenjata api tetapi juga drone mata-mata, Phys.org (15/09).
Drone berbaling-baling 6 atau hexacopter tersebut tidak hanya bertugas untuk mengawasi telur dari penjarah, namun juga memetakan jalur bertelur penyu. Dengan peta tersebut, tentara diharapkan bisa menjaga daerah pantai yang memiliki lebih banyak telur. Hal ini sangat penting mengingat garis pantai Murro Ayuta sangat panjang, mencapai 18 kilometer.
Penjarahan telur penyu di pantai-pantai Meksiko memang sudah sangat mengkhawatirkan. Mereka suka datang di malam hari dengan menunggangi kuda. Jumlah mereka bisa mencapai ratusan, dan membawa senapan atau parang.
Telur-telur penyu jarahan itu akan dijual kepada restoran. Penduduk Meksiko memang menyakini bila telur penyu mengandung vitamin super, sehingga sangat dicari dan harganya sangat mahal.
Baca juga:
7 Ilmuwan terkejam dalam sejarah, doyan amputasi dan bedah ibu hamil
Bumi tengah menderita! 5 Fakta kerusakan lingkungan ini bikin ngeri
Ini wujud dinosaurus 'cakar petir', predator tertua di Australia
Hidupkan kembali virus raksasa kuno, ilmuwan bahayakan manusia?
Tak disangka, minyak kelapa ternyata bisa gantikan solar