LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEK
  2. SOFTWARE

Kualitas AI DeepSeek Makin Dekati OpenAI dan Gemini

DeepSeek AI tiba-tiba merilis model AI terbaru yang hampir mirip dengan ChatGPT dan Gemini.

Jumat, 30 Mei 2025 15:22:59
deepseek ai
Sebuah perusahaan kecil asal China baru-baru ini menghebohkan dunia teknologi dengan berita bahwa mereka telah menciptakan sistem kecerdasan buatan berkinerja tinggi yang memiliki daya komputasi lebih kecil dan biaya lebih rendah dibanding yang dibuat oleh perusahaan teknologi raksasa AS. (© 2025 merdeka.com)
Advertisement

Tanpa gembar-gembor, startup China DeepSeek kembali mencuri perhatian dunia teknologi. Mereka diam-diam merilis versi terbaru dari model AI reasoning mereka, DeepSeek R1, melalui platform Hugging Face—tanpa pengumuman resmi apa pun. Namun, jejaknya langsung terdeteksi oleh komunitas riset global.

Langkah ini mengulang strategi peluncuran model sebelumnya, yang juga dirilis nyaris tanpa publikasi namun sukses besar. DeepSeek R1 generasi pertama sempat membuat geger karena kinerjanya melampaui model dari raksasa-raksasa seperti Meta dan bahkan OpenAI—semuanya dengan biaya dan waktu pengembangan yang jauh lebih rendah. Efeknya: nilai pasar perusahaan-perusahaan AI Amerika sempat anjlok, termasuk Nvidia yang menjadi tulang punggung industri chip AI.

Mengutip CNBC, Jumat (30/5), kini, versi terbaru DeepSeek R1 hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan. Menurut Adina Yakefu, peneliti AI di Hugging Face, “Model terbaru DeepSeek lebih tajam dalam hal reasoning, lebih kuat dalam soal matematika dan coding, dan kian mendekati performa model top-tier seperti Gemini dan OpenAI O3.”

Model reasoning seperti R1 memungkinkan AI menyelesaikan tugas-tugas kompleks dengan alur berpikir logis yang berlapis. Ini sangat berbeda dengan chatbot generatif biasa yang sekadar menghasilkan teks.

Advertisement

Peningkatan utama terletak pada efisiensi inferensi (proses berpikir AI) dan pengurangan “halusinasi” — kondisi ketika AI menyajikan informasi salah seolah-olah benar. Yakefu menekankan bahwa peningkatan ini menunjukkan DeepSeek bukan sekadar mengejar ketertinggalan, tapi sudah benar-benar bersaing di barisan terdepan.

Model R1 terbaru kini menempati posisi tepat di bawah OpenAI O4-mini dan O3 dalam situs benchmark LiveCodeBench yang menguji kemampuan reasoning model AI dari berbagai vendor global.

Advertisement

Kebangkitan DeepSeek menjadi simbol bagaimana perusahaan AI Tiongkok terus berkembang meski digempur pembatasan ekspor chip dari Amerika Serikat. Bahkan di tengah tekanan itu, perusahaan-perusahaan seperti Baidu dan Tencent juga mengungkap strategi efisiensi model AI mereka agar bisa tetap kompetitif meski akses ke chip kelas atas dibatasi.

CEO Nvidia Jensen Huang turut menyuarakan kritik keras terhadap kebijakan ekspor AS. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa asumsi AS soal ketidakmampuan China membuat chip AI adalah kekeliruan besar.

“Pertanyaannya bukan apakah China akan punya AI. Mereka sudah punya,” tegas Huang.

Sementara itu, DeepSeek justru menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya tak menghalangi pencapaian. Dalam waktu singkat dan dengan biaya minimal, mereka mampu mengembangkan model reasoning canggih yang mampu bersaing dengan produk terbaik dari Silicon Valley.

Advertisement

Dengan peluncuran diam-diam ini, DeepSeek kembali memperkuat posisinya sebagai ancaman nyata bagi dominasi AI global yang selama ini dipegang perusahaan AS. Perang AI kini tak lagi hanya soal teknologi, tapi juga strategi, efisiensi, dan kecepatan adaptasi.

Berita Terbaru
  • Perlindungan Jamsostek Pekerja Rentan Morut: Pemkab Morowali Utara Jamin 34 Ribu Warga
  • Pemkab Buol Gandeng Perumda Berkah Buol Dorong Investasi Pasir Kuarsa, Pastikan Keberlanjutan Lingkungan
  • Misi Imran Nahumarury: Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
  • Indonesian Drift Series 2026 Dongkrak Ekonomi Wisata Lampung Selatan
  • Mauricio Souza dan Manajemen Persija Saling Tertarik Lanjutkan Kontrak untuk Musim Depan
  • berita update
  • deepseek ai
  • gemini
  • openai
Artikel ini ditulis oleh
Editor Fauzan Jamaludin
F
Reporter Fauzan Jamaludin
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.