LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

KPU dan Perludem gelar kompetisi untuk cari aplikasi pemilu terbaik

KPU dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) gelar Pilkada Serentak Apps Challange Code for Vote 4.0

2015-10-28 17:31:00
Aplikasi Mobile
Advertisement

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyelenggarakan "Pilkada Serentak Apps Challange Code for Vote 4.0". Kegiatan inovatif ini merupakan wujud implementasi MoU antara KPU dan Perludem tentang akses/implementasi data terbuka, sosialisasi, dan pendidikan pemilih.

Pilkada Serentak Apps Challenge merupakan perlombaan pembuatan aplikasi berbasis website, smartphone, dan tablet yang diadakan oleh KPU RI dalam hal keterbukaan informasi mengenai data-data pemilu. Perlombaan ini dapat diikuti siapa saja yang ingin menghasilkan karya aplikasi untuk membantu masyarakat dalam pilkada serentak 2015 ini. Aplikasi yang dibuat harus berhubungan dengan Pilkada Serentak 2015.

"Partisipasi publik amat sangat penting dalam aktivitas ini. Kami berinisiasi bersama Perludem karena agenda semacam ini perlu digaungkan. Nah, sudah kali kedua acara semacam ini diselenggarakan saat pemilihan presiden dan wakil presiden. Kali ini kita lakukan di Pilkada 2015. Progammer Teknologi Informasi (TI) di sini kita libatkan," ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah saat jumpa pers di kantor KPU Pusat, Jakarta, Rabu (28/10).

Advertisement

Perlombaan ini bisa diikuti tim dengan maksimal lima orang dan juga boleh diikuti untuk individu. Peserta dihalalkan mengirimkan karyanya lebih dari satu, namun tidak bisa memenangkan lebih dari satu kali.

Adapun kategori yang diperlombakan dalam Pilkada Serentak Apps Challenge ini terdiri dari kategori umum (juara 1, 2, dan 3). Selain itu, terdapat dua kategori khusus yaitu Female Apps (perempuan) dan Disability Apps (disabilitas).

Dalam perlombaan ini, mengharuskan para peserta menyajikan data seperti profil pilwali, dana kampanye, visi dan misi, berita, rekapitulasi DPT, dan angka partisipan pemilih sebelumnya di dalam aplikasinya. Sistem operasi yang bisa diikutsertakan adalah website, desktop (windows), Android, dan iOS. Total hadiah dalam acara ini senilai Rp 50 juta.

Advertisement

Adapun kriteria penjurian di antaranya, pertama desain dan kenyamanan pengguna (20 persen), kompleksitas teknis aplikasi (10 persen), penggunaan Application Programming Interface (API) (15 persen), keuntungan pemilih dan kesesuaian dengan tema (15 persen), poin khusus untuk disabilitas dan perempuan (10 persen), keberlangsungan aplikasi (15 persen), serta keamanan (15 persen).

Sementara itu, menurut Program Officer API Pemilu, Diah Setiawaty, yang menjadi poin utama dalam penentuan pemenang adalah soal bagaimana aplikasi tersebut bisa dilakukan secara berlanjut tidak hanya sebatas saat pemilihan.

"Soal keberlanjutan akan menjadi faktor penambah nilai, bisa mengontrol kepala daerah yang menang. Bagaimana kinerjanya, apakah sudah sesuai dengan janji saat kampanye tersebut. Intinya, bisa gak aplikasi tersebut tracking janji-janji calon saat memenangkan pilkada. Itu yang menjadi penting," ujarnya.

Di sisi lain, tak bisa dimungkiri juga jika para developer juga butuh hidup ketika aplikasinya bisa berkelanjutan. Hal itu pun, kata Diah, tak bisa tepis. Menurutnya, sah-sah saja jika ada developer yang ingin memonetize aplikasinya tersebut misalnya saja melalui iklan.

"Kami membebaskan developer untuk memonetize aplikasinya tersebut. Itu sudah di luar tanggung jawab kami," singkatnya.

Tahap penjurian akan dilaksanakan di Jakarta bertempat di KPU RI pada tanggal 8 November 2015. Sementara itu, launching Pemenang Aplikasi Pilkada Serentak Apps Challenge Code for Vote 4.0 akan dilaksanakan tanggal 10 November 2015.

Baca juga:
Waspada, jangan pernah download aplikasi dari 3 tempat ini!
Indonesia pasar menggiurkan apps pesan instan, Jongla serius garap
[Eksklusif] Bersama juara Hackathon Merdeka 2.0 chapter Malang
Ini dia juara Hackathon Merdeka 2.0 chapter Malang
Ini 8 Finalis terbaik Hackathon Merdeka 2.0 Chapter Malang
Penghasilan WhatsApp kalah telak dengan aplikasi Asia ini

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.