Kampanye GrabSpeed pakai Lamborghini ditentang Dishub Jakarta
GrabSpeed didukung dengan sepuluh mobil mewah bertipe supercar
Beberapa waktu yang lalu, GrabTaksi meluncurkan kampanye mengenai GrabSpeed pada 21 Oktober lalu. Kampanye tersebut, para pengguna setia Grab dipersilakan untuk mencicipi pengalaman menggunakan Lamborghini melalui GrabCar secara gratis selama dua pekan.
Namun sayangnya, hal itu ditentang oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishub) Jakarta. Alasannya pun, pihak Grab tak menjelaskan secara detail. Yang jelas, mereka mengklaim apa yang telah dilakukan pihaknya sudah sesuai dengan ketentuan dari Dishub.
"Setelah berkonsultasi dengan Pak Andri Yansyah, Kepala Dishub DKI Jakarta, kami memutuskan untuk menangguhkan perjalanan gratis GrabSpeed pada 24-25 Oktober maupun 31 Oktober-1 November," ujar Country Head of Marketing GrabTaksi, Kiki Rizki, dalam keterangan resminya, Sabtu (24/10).
Kendati begitu, kata dia, pelarangan mengaspalnya Lamborghini sebagai layanan GrabCar, tak akan berpengaruh pada kampanye GrabSpeed maupun layanan GrabCar miliki mereka.
"Kami percaya untuk bekerja sama secara hormat dengan para pemegang kepentingan dalam industri transportasi. GrabCar berfokus untuk memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman kepada penumpang, dan akan terus bekerja sama dengan Dishub menuju tujuan bersama dalam memecahkan masalah transportasi di Indonesia," lanjutnya.
Seperti yang diketahui, jika layanan GrabSpeed ini didukung dengan sepuluh mobil mewah bertipe supercar yakni Lamborghini yang terdiri dari model Aventador dan Gallardo dengan tampilan desain warna hitam dan hijau.
Baca juga:
Lamborghini dijadikan taksi, keren atau justru menghina?
Akhir pekan, warga Jakarta bisa naik Lamborghini gratis
GrabTaxi berambisi lebarkan sayap hingga Eropa
Dari Malaysia, GrabTaxi bawa uang Rp 1,8 T garap pasar Indonesia
Kemenhub apresiasi keberadaan GrabTaxi