Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dari Malaysia, GrabTaxi bawa uang Rp 1,8 T garap pasar Indonesia

Dari Malaysia, GrabTaxi bawa uang Rp 1,8 T garap pasar Indonesia Aplikasi mobile GrabTaxi. ©2014 GrabTaxi

Merdeka.com - Besarnya jumlah penduduk membuat Indonesia menjadi salah satu primadona dalam investasi asing. Salah satunya perusahaan asal Malaysia, GrabTaxi.

Kedatangan perusahaan ini untuk mengambil peluang di mana masyarakat membutuhkan solusi dari permasalahan transportasi perkotaan. GrabTaxi menawarkan kemudahan dalam memesan kendaraan seperti taksi maupun ojek melalui ponsel pintar.

Kepala Bagian Pemasaran GrabTaxi, Kiki Rizki, mengatakan GrabTaxi telah ada di enam negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dengan modal sekitar USD 137 juta atau setara Rp 1,8 triliun, GrabTaxi siap menginvasi Indonesia.

"Total investasi yang mencapai USD 340 juta atau setara Rp 4,54 triliun untuk enam negara termasuk Indonesia," ujarnya pada merdeka.com di Jakarta, Kamis (2/7).

Kiki mengklaim bahwa kehadiran GrabTaxi telah diterima masyarakat. "Terlihat dari banyaknya order yang kami terima pada seluruh jasa juga banyaknya pengemudi yang berbondong-bondong mendaftar untuk bergabung dengan GrabTaxi," ujar Kiki.

Bermodal dana besar, GrabTaxi pun beradaptasi dengan meluncurkan produk baru yakni GrabBike. Layanan antar jemput oleh ojek ini diyakini menjadi solusi kemacetan penduduk kota besar Indonesia khususnya DKI Jakarta.

Kiki menegaskan layanan yang resmi diluncurkan pada Juni 2015 ini sangat diminati masyarakat Jakarta. Hal tersebut terbukti, dalam hitungan 7 hari, GrabBike dapat menyelesaikan lebih dari 8.000 perjalanan dan pengemudi GrabBike sudah mencapai ribuan saat ini.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP