LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Ini bom atom cerdas seharga 1 triliun dolar yang bikin Obama dikecam

Rusia dan China ikut pun mengecam

2016-01-13 14:52:00
Teknologi
Advertisement

Menjelang akhir masa jabatannya, Presiden Amerika, Barack Obama, mendapat kritikan deras terkait pengembangan bom atom canggih yang disebut bisa memicu terjadinya perang.

Seperti yang dilansir oleh Daily Mail (12/01), selama 30 tahun ke depan, Amerika akan mengembangkan bom atom B61 Model 12 dan empat bom modern lain yang biayanya dikatakan mencapai USD 1 triliun (sekitar Rp 13,8 ribu triliun)! Bom B61-12 sendiri disebut sebagai salah satu dari lima bom atom modern yang bakal dikembangkan Amerika.

Bom B61-12 diciptakan dari kombinasi empat versi dari bom B61 yang sudah ada sebelumnya. Bom ini memiliki bentuk seperti roket yang dilengkapi dengan teknologi radar dan dapat dikemudikan dengan empat 'sirip' canggih.

Advertisement

Bom atom B61 Model 12 © Daily Mail

Berkat sentuhan teknologi modern, bom B61-12 yang bisa melakukan manuver di udara ini memiliki tingkat akurasi tinggi sampai 5 meter. Kekuatan ledakan pun bisa disesuaikan sesuai dengan target dan tingkat kerusakan yang diinginkan. Rencananya, bom atom B61-12 akan dikembangkan bersama oleh Lockheed Martin, Raytheon, dan Boeing.

Advertisement

Langkah pengembangan bom B61-12 pun dikecam oleh banyak pihak, mengingat Obama adalah salah satu figur yang mempropagandakan dunia bebas bom nuklir. Salah kritikan datang dari mantan Direktur Nuclear Weapons Council, Andrew Weber. Menurut Weber, bom ini sangat mahal dan tidak dibutuhkan oleh Amerika.

Sejak uji coba bom B61-12 yang dilakukan akhir tahun lalu, banyak negara juga ikut was-was, seperti Rusia dan China. Rusia menyebut proyek B61-12 tidak bertanggung jawab dan provokatif, sementara China khawatir akan rencana pengembangan roket dengan hulu ledak nuklir itu.

Di sisi lain, Brian McKeon selaku Principal Deputy dari Kementerian Pertahanan Amerika mengatakan bila rencana Obama terkait bom B61-12 dibuat untuk dunia yang lebih baik. McKeon mengaku pengembangan B61-12 menjadi bukti bila Amerika mulai beralih pada persenjataan nuklir dengan ukuran kecil. Ya, ukuran B61-12 memang lebih kecil dari bom-bom atom lain Amerika.

Obama juga berujar bila senjata cerdas seperti B61-12 akan jarang digunakan karena tingginya tingkat bahaya si bom bagi musuh. Lalu, mengapa bom itu harus dibuat Obama?

Sumber: Daily Mail


Baca juga:
Cerita Warsito dibujuk lanjutkan risetnya di AS
Ini lampu jalanan yang bisa basmi nyamuk nakal penyebab penyakit
MenristekDikti: Riset Warsito jangan ditutup, kita bantu!
Bikin hp 'melayang', charger ini lebih mahal dari iPhone 6s!
Hasil proyek Tango, Lenovo punya phablet yang bisa ciptakan peta 3D

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.