LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Ilmuwan: Potensi 'gay' pada pria muncul sejak dalam kandungan!

Benarkah gay akibat dari perubahan DNA?

2015-10-10 03:03:00
Penelitian
Advertisement

Pengesahan pernikahan sesama jenis di banyak negara di dunia, seperti Amerika, telah melahirkan pro-kontra sendiri di masyarakat. Terlepas dari pro-kontra itu, tahu kah Anda bila potensi 'gay' sudah muncul sejak si pria masih dalam kandungan?

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Dr. Tuck Ngun, ilmuwan dari Universitas California at Los Angeles, setelah melakukan tes DNA sekitar 47 pasang pria kembar identik. Rinciannya, 37 pasangan kembar salah satunya adalah gay dan satunya normal, sedangkan 10 pasangan lain keduanya homoseksual.

Dengan menggunakan metode tes DNA dan program komputer canggih bernama Fuzzy Forest, ilmuwan menemukan bila terdapat perubahan 9 bagian kecil dari kode genetik DNA yang berperan menentukan apakah si pria nantinya akan homoseksual atau tidak. Keberhasilan tes DNA ini untuk mencari tahu apakah seorang pria benar homoseksual atau tidak disebut ilmuwan mempunyai prosentase hingga 70 persen!

Advertisement

Perubahan kode genetika yang meningkatkan potensi pria menjadi gay itu terjadi saat masih dalam kandungan. Ilmuwan menyebut perubahan genetika itu 'epigenetic'. Epigenetic sendiri mudah diamati pada pasangan kembar identik.

"Ketertarikan seksual adalah bagian fundamental dari kehidupan, dan hal itu masih cukup misterius jika dilihat dari sudut pandang ilmu genetika. Kami berharap penemuan ini bisa membantu manusia mengerti bagaimana kita bisa menjadi seperti saat ini," ujar Dr. Tuck Ngun, Daily Mail (09/10).

Lebih lanjut, ilmuwan Universitas California menolak mengatakan hasil penelitian mereka dipakai untuk menentukan apakah seorang bayi yang lahir akan menjadi gay atau tidak. Sebab, gen epigenetic sendiri bisa berubah pasca si bayi lahir atau akibat dari pengaruh lingkungan. Jadi gen epigenetic untuk saat ini hanya dipandang sebagai gen yang berpotensi membuat pria menjadi homoseksual.

Advertisement

Baca juga:
UFO dan 'orbs' terlihat patroli di atas gunung berapi Meksiko
Tikus bermoncong babi ditemukan di Sulawesi, pertama di dunia!
Akhirnya terkuak! Begini cara jerapah dapat leher panjang menjulang
Lupakan soal air, ini 6 alasan planet Mars tak bisa dihuni manusia
Mata hadap kiri-kanan, bagaimana cara burung melihat ke depan?
Makhluk 'jadi-jadian' kerbau setengah buaya gegerkan Thailand

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.