Hitachi perkenalkan Hitachi Vantara, perusahaan data digital
Hitachi perkenalkan Hitachi Vantara, perusahaan data digital. Hitachi Ltd meluncurkan entitas bisnis baru yang dinamakan Hitachi Vantara pada hari ini (22/9). Hitachi Vantara dibuat untuk memaksimalkan portofolio inovasi yang luas, pengembangan, dan keahlian di seluruh perusahaan Hitachi Group
Hitachi Ltd meluncurkan entitas bisnis baru yang dinamakan Hitachi Vantara pada hari ini (22/9). Hitachi Vantara dibuat untuk memaksimalkan portofolio inovasi yang luas, pengembangan, dan keahlian di seluruh perusahaan Hitachi Group, untuk memberikan solusi-solusi berbasis data bagi perusahaan komersial dan industri.
Perusahaan ini juga akan menggabungkan operasional Hitachi Data System, Hitachi Insight Groip, dan Pentaho dalam satu kesatuan bisnis yang terintegrasi.
"Hitachi Vantara menandai sebuah perubahan monumental bagi Hitachi sebagaimana kami terus memajukan visi terpadu perusahaan social innovation," ujar Toshiaki Higashihara, Presiden dan CEO Hitachi Ltd, dalam rilisnya pada Merdeka.com.
Secara umum, Hitachi Vantara akan membantu para pemimpin data menemukan dan menggunakan nilai dalam data mereka untuk berinovasi secara cerdas, dan mencapai hasil penting bagi bisnis dan masyakarat. Perusahaan menggabungkan teknologi, kekayaan intelektual, dan pengetahuan industri untuk menyediakan solusi pengelolaan data yang membantu perusahaan meningkatkan pengalaman kustomer mereka, mengembangkan arus pendapatan baru, dan menekan biaya bisnis.
Saat ini Hitachi berkantor pusat di Tokyo dengan pendapatan konsolidasi mencapai 9.162 miliar yen atau setara US$ 81,8 miliar di tahun fiskal 2016. Hitachi Grup memiliki lebih dari 300 ribu karyawan di seluruh dunia.
Baca juga:
Dua perusahaan ini jalin kerja sama garap solusi IT menyeluruh
Bos Xiaomi: Indonesia pasar terpenting kedua setelah India
Investor mulai lirik investasi fintech dan kesehatan
Telkomsel hadirkan aplikasi ROLi
Cara canggih Prancis membangun rumah dengan busa fleksibel
Smartphone ini beri akses tv gratis 24 jam
Mewaspadai konten kekerasan dan pornografi anak