LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Hebat, jumlah sepeda ungguli jumlah mobil di London

Kesadaran akan lingkungan jadi faktor tersendiri berkurangnya jumlah pengguna kendaraan pribadi.

2016-02-19 06:30:00
Teknologi
Advertisement

Kita di Indonesia sangat dipusingkan oleh macetnya jalan raya di kota besar karena terlalu banyaknya jumlah kendaraan. Bisakah kalian bayangkan hidup di sebuah kota yang lebih banyak pengguna sepedanya ketimbang pengguna kendaraan bermotor?

London akan segera mencapainya. Dilansir dari Gizmodo (4/2), jumlah pengendara mobil di London akan dikalahkan jumlah pengendara sepeda. Berdasarkan hasil statistik yang didata oleh badan pemerintah "Travel For London," tercatat jumlah mobil di jalan raya berkurang separuh sejak 15 tahun terakhir. Yakni sejumlah 137.000 unit per hari di tahun 2000, dan 64.000 di tahun 2014.

Yang lebih mencengangkan adalah jumlah perpindahan masyarakat London dari kendaraan pribadi ke transportasi alternatif. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pengguna sepeda naik 3 kali lipat dari 12.000 ke 36.000. Diprediksi dalam beberapa tahun ke depan jumlah pesepeda yang menggunakan jalan di jam sibuk akan mengalahkan semua kendaraan bermotor.

Advertisement

Banyaknya pendatang di London beberapa tahun terakhir, menyebabkan jumlah penduduk London makin banyak dan padat. Makin padat, kebutuhan transportasi umum pun makin banyak dan jumlah kendaraan alternatif seperti kereta bawah tanah, bus dan sepeda berkembang pesat. Tak mengherankan jika mobil tak lagi jadi bagian dari jalanan kota London.

Kesadaran akan lingkungan jadi faktor tersendiri berkurangnya jumlah pengguna kendaraan pribadi. Kemacetan yang tak bisa diurai, serta borosnya bahan bakar yang berdampak polusi, tentu membuat lingkungan tak akan kondusif lagi untuk ditinggali. Faktor kesadaran yang tinggi akan kesehatan juga jadi poin yang penting dalam mengurangi kemacetan. Masyarakat yang sudah memiliki kesadaran tinggi akan kesehatan, tentu akan memilih berjalan kaki dan naik bus atau sepeda, ketimbang stress menunggu macet berjam-jam.

Bisakah masyarakat di Indonesia mengatasi macet dengan beralih ke transportasi alternatif?

Advertisement

Baca juga:
Disodok Kereta Cepat, Adhi Karya pasrah jalur LRT digeser
Dashboard camera gratis akan dikembangkan oleh penemu Android
Google segera stop iklan berbasis Flash
Keren! Smartphone ini punya casing Google Cardboard VR
Di AS, Jokowi bakal mampir ke markas besar Google dan Facebook
Pendapatan per karyawan Apple jauh lampaui Google

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.