Google rayakan lahirnya maestro seni tari dan lukis Indonesia, Bagong Kussudiarja
Google rayakan lahirnya maestro seni tari dan lukis Indonesia, Bagong Kussudiarja. Di hari ini pada tahun 1928 silam, lahirnya seorang yang kelak jadi koreografer dan pelukis ternama Indonesia, bahkan dunia. Dialah Baging Kussudiarja.
Di hari ini pada tahun 1928 silam, lahirnya seorang yang kelak jadi koreografer dan pelukis ternama Indonesia, bahkan dunia. Dialah Baging Kussudiarja. Dan jika Anda membuka laman Google hari ini (9/10), Anda akan melihat apresiasi Google untuk Bagong berupa doodle.
Bagong memulai karirnya sebagai penari Jawa klasik di Yogyakarta pada tahun 50an, lewar Sekolah Tari Kredo Bekso Wiromo besutan seniman tari ternama, Pangeran Tedjokusumo. Di dunia tari, Ia mendririlan Pusat Latihan Tari pada 5 Maret 1958 dan juga Padepokan Seni Bagong Kussudiarja pada 2 Oktober 1978 silam. Selama hidupnya, lebih dari 200 koreografi telah ia ciptakan, baik tunggal maupun massal.
Mungkin jika nama Bagong asing untuk Anda, sang mastro adalah ayah kandung dari dua seniman papan atas Indonesia, Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto.
Koreografi dan seni tari hanyalah salah satu bagian dari panggilan jiwanya. Bagong juga dipuja atas karyanya di media cat minyak serta cat air dengan banyak memanfaatkan ornamen batik. Dia melukis dengan berbagai gaya, seperti impresionistik, abstrak serta realis.
Soal prestasi, Bagong bahkan telah diakui dunia. Tak hanya ,enerima Hadiah Seni Pemerintah RI, Bagong mendapat penghargaan dari Sri Paus Paulus VI atas salah satu karyanya, yakni "Perjalanan Yesus Kristus." Selain itu, untuk lukisan abstraknya yang dipamerkan di Dacca, ibukota Bangladesh, Baging mendapat medali emas dari pemerintah Bangladesh pada 1980.
Baca juga:
Google rayakan ulang tahun dengan beri deretan mainan di Doodle
Google bisa buat kita jadi DJ keren lewat doodle, coba yuk!
Google ikut rayakan momen jelang lebaran dengan doodle 'Mudik'
Google Doodle tampilkan sosok Ibu Soed
Ada Komodo di Google Doodle hari ini
NASA temukan 7 planet mirip Bumi, sangat berpotensi dihuni!
Pramoedya Ananta Toer tampil di Google Doodle