LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Gawat, tentara cyber bayaran asal Arab serang PC dan gadget Android!

Serangan tersebut telah membawa korban hingga 3000 orang

2015-02-19 07:48:00
Hacker
Advertisement

Grup-grup hacker berbahaya ternyata tidak hanya didominasi oleh mereka yang berasal dari negara Barat. Baru-baru ini, tim Kaspersky menemukan salah satu grup hacker berbahaya asal Timur Tengah.

Ya, para pakar Kaspersky mendapatkan beberapa bukti yang menyatakan bila grup hacker 'Desert Falcon' beranggotakan penutur asli bahasa Arab.

Menurut Kaspersky, Desert Falcon telah beroperasi sejak tahun 2011, dengan serangan 'nyata' pertama dilancarkan di tahun 2013 silam. Nah, baru di awal tahun ini lah terlihat Desert Falcon tengah beroperasi penuh.

Advertisement

Grup hacker yang dicurigai sebagai tentara cyber bayaran oleh Kaspersky tersebut sementara ini memfokuskan serangan di Mesir, Palestina, Israel, dan Yordania.

Namun jangan lengah, sebab Desert Falcon juga diketahui sudah melakukan serangan global di 50 negara lebih. Tidak tanggung-tanggung, korban dari Desert Falcon sudah mencapai 3.000 orang, dan jumlah file yang dicuri tercatat hingga lebih dari satu juta buah!

Saat melancarkan serangan, Desert Falcon menggunakan virus eksklusif 'Trojan Desert Falcon' atau 'DHS Backdoor' untuk mengambil screenshot sampai semua file jenis Word dan Excel yang tersimpan di memori gadget korban. Gadget yang menjadi sasaran Desert Falcon adalah PC Windows dan Android.

Advertisement

Daftar korban yang ditargetkan termasuk organisasi militer dan pemerintahan -khususnya karyawan yang bertanggung jawab untuk melawan pencucian uang serta kesehatan dan ekonomi; media terkemuka, lembaga penelitian dan pendidikan, penyedia energi dan utilitas, aktivis dan pemimpin politik; perusahaan keamanan orang; dan target lainnya yang memiliki informasi geopolitik penting.

Baca juga:
Israel dibombardir serangan malware lewat jebakan video porno
Terbesar sejagat, peretas curi USD 1 miliar dari bank seluruh dunia
Geng cyber ini rampok Rp 12,7 triliun dari ratusan bank di 25 negara
Laporkan kerusakan Facebook, blogger ini diganjar Rp 150 juta!
Berkicau tak penting, akun bos Twitter ternyata dibobol
Awas, sekarang hacker bisa 'stalking' korban lewat WhatsApp!

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.