LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Fenomena tindihan bukan karena hantu, ini penyebab aslinya!

Hantu yang kita lihat saat tindihan adalah halusinasi dari tubuh kita sendiri

2015-01-23 06:09:00
Penelitian
Advertisement

Fenomena tindihan kerap dikaitkan dengan keberadaan makhluk halus di sekitar kita saat kita sedang tidur. Kelumpuhan sesaat tubuh, hingga penampakan sosok gaib saat tindihan terjadi semakin menguatkan keberadaan hantu.

Sayangnya alasan itu ditolak mentah-mentah oleh ilmuwan dari Universitas California. Menurut mereka, tindihan disebabkan oleh gangguan yang terjadi pada bagian otak yang membawa peta 'diri'.

Tindihan biasanya terjadi saat masa 'rapid eye movement' (REM) atau yang biasa dikenal dengan masa bermimpi. Saat tindihan terjadi, orang biasanya akan terbangun namun otot-otot tubuh mereka terasa lumpuh.

Advertisement

Berdasarkan teori pertama ilmuwan, hal ini adalah bentuk mekanisme perlindungan diri untuk mencegah tubuh melakukan 'sleep walking' alias tidur sambil berjalan saat REM berlangsung. Lalu, bagaimana dengan dengan kemunculan sosok hantu dan rasa sesak di dada yang biasa terjadi saat tindihan?

Ilmuwan mengatakan bila rasa sesak dan penampakan itu diakibatkan oleh gangguan sesaat otak ketika masa REM berlangsung. Pada otak bagian tengah atas (parietal lobe), terdapat bagian yang menyimpan gambar duplikasi dari kita sendiri.

Saat kita tiba-tiba terbangun ketika REM berlangsung, bagian parietal lobe juga bertugas menginstruksikan otot untuk bergerak. Akan tetapi, saat itu terjadi kondisi tubuh kita sejatinya masih dalam tahap REM yang notabene adalah fase kelumpuhan sesaat.

Advertisement

Nah, perintah otak yang bertentangan dengan kondisi REM itulah yang akhirnya menimbulkan gangguan pada otak yang berujung pada halusinasi. Terkadang bagian otak juga cukup 'memaksa' otot tubuh untuk bergerak yang dapat memicu rasa sesak di dada.

"Penampakan hantu bisa jadi merupakan hasil dari usaha otak untuk membayangkan tubuhnya sendiri bergerak, yang berakibat pada munculnya sosok halusinasi," ujar Dr Baland Jalal dari Universitas California, Daily Mail (21/01).

Dr. Jalal juga menambahkan bila seseorang yang merasa salah satu tubuhnya tidak bisa digerakkan, misalnya kaki, akan melihat hantu yang tidak mempunyai kaki.

Baca juga:
100 tahun lagi, hanya 10 persen bahasa yang tersisa di dunia
Hiu purba 80 juta tahun ini tak sengaja terpancing, punya 300 gigi!
Tulang belulang ini dipercaya milik raja termasyur, Aleksander Agung
Jangan tertipu, siput laut lucu ini sudah bunuh 30 orang!
Rahasia hidup abadi terkuak? Gen ini buat manusia berumur 120 tahun

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.