LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

FBI mulai rajin retas iPhone

Banyak pihak mulai meminta bantuan FBI untuk meretas iPhone

2016-04-01 19:03:00
Apple
Advertisement

Setelah berhasil meretas iPhone tersangka terorisme San Benardino, Syed Farook, berkat bantuan 'pihak ketiga', kini FBI mendapat banyak permintaan untuk meretas iPhone dari berbagai pihak.

Tenang, semua 'pihak' yang dimaksud adalah aparat hukum yang kesulitan melakukan investigasi akibat terkendala sistem keamanan iPhone yang kebetulan jadi barang bukti. Yang terbaru, permintaan peretasan iPhone datang dari jaksa serta kepolisian wilayah Faulkner dan Conway.

Permintaan peretasan pada FBI itu terkait iPhone dan iPod milik dua orang remaja yang diduga melakukan pembunuhan pada sepasang kekasih. Kedua gadget tersangka tadi menjadi salah satu alat bukti utama yang tidak bisa diakses akibat adanya password. Dan bisa diduga, FBI langsung mengiyakan permintaan tersebut, dan diperkirakan banyak permintaan hacking lain yang bakal diterima FBI.

Advertisement

Sebelumnya FBI memang sudah 'pede' bisa membobol sistem keamanan iPhone. Kepercayaan diri FBI itu ternyata ada alasannya, yakni sebuah perusahaan keamanan siber 'Cellebrite' yang bermarkas di Israel. Cellebrite disebut menawarkan bantuan pada FBI untuk membuka akses ke iPhone Syed Farook.

Bukan kali ini saja Cellebrite berkolaborasi dengan FBI. Sebelumnya perusahaan yang didirikan tahun 199 itu pernah menjual software peretas data ponsel pada FBI di tahun 2013. Dalam websitenya, Cellebrite mengklaim bisa membobol password iPhone yang berjalan dengan iOS 8.

Namun masih menjadi misteri siapa pihak ketiga yang berhasil membantu FBI dengan menciptakan software khusus peretas iPhone itu. Yang pasti, 'mainan' baru FBI ini membuat banyak pengguna iPhone khawatir soal keamanan smartphone mereka.

Advertisement

Sumber: SlashGear

Baca juga:
Tahun depan, Apple siap rilis iPhone OLED dengan layar jumbo!
Perang berakhir? FBI ngaku sudah berhasil retas iPhone tanpa Apple
Begini cara Apple cari untung besar dari iPhone '64GB'
Plus Minus dari Apple iPhone SE
[Video] Update iOS 9.3 ternyata banyak bikin iPhone 'hang'

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.