Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini cara Apple cari untung besar dari iPhone '64GB'

Begini cara Apple cari untung besar dari iPhone '64GB' iPhone SE. ©2016 REUTERS/Stephen Lam

Merdeka.com - Dari pertama muncul sampai sekarang, Apple tidak kunjung menambahkan fitur slot microSD pada iPhone. Tak ayal, hal ini membuat pengguna harus menghemat penggunaan ruang memori data, atau pilihan lainnya membeli iPhone dengan memori yang lebih besar. Nah, di situlah letak 'kecerdikan' Apple.

Ya, untuk membeli iPhone dengan kapasitas memori internal yang lebih besar, pengguna rata-rata harus menambah biaya sekitar USD 100 atau Rp 1,3 jutaan. Misalnya, bila Anda mau membeli iPhone SE 64GB ketimbang yang 16GB. Sayangnya berdasarkan perkiraan lembaga penelitian teknologi IHS, uang yang harus ditambahkan demi memori lebih lega itu kemahalan.

Seperti yang dilansir oleh Business Insider, analis dari IHS bernama Wayne Lam menyatakan bila selisih harga untuk penambahan memori 64GB dari 16GB hanya USD 12 atau Rp 160 ribu! Alhasil dari setiap orang yang membeli iPhone 64GB ketimbang 16GB, Apple mendapat untung Rp 1 juta lebih!

Lam juga mengatakan Apple sejak lama memanfaatkan strategi penjualan seperti ini demi meningkatkan keuntungan perusahaan dari lini iPhone yang sangat terkenal itu. Apple sendiri belum mengonfirmasi pernyataan dari IHS, namun sebelumnya Tim Cook sudah mengatakan bila harga komponen satuan iPhone jauh berbeda dari yang disebutkan pihak-pihak pembongkar iPhone untuk penelitian itu. Anda percaya siapa?

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP