Empat langkah XL setelah mengakuisisi AXIS
Penggunaan spektrum baru berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan pemerintah
PT XL Axiata secara resmi telah mengakuisisi PT Axis Telecom. Adapun, proses menuju merger atau penyatuan perusahaan ditargetkan rampung 3-9 bulan lagi. Presdir XL Hasnul Suhaimi telah mengantongi strategi ke depan setelah kedua perusahaan bersatu.
Langkah pertama adalah mempertahankan brand AXIS tapi akan tetap melakukan kajian guna menentukan strategi brand selanjutnya. Menurut Hasnul, berjalan dengan dua brand cukup mahal bagi perusahaan sehingga pelan-pelan Axis akan dihilangkan.
Kemudian dari sisi network atau langkah kedua adalah konsolidasi jaringan, karena penggabungan perusahaan ini membantu AXIS memperluas coverage, sedangkan bagi XL meningkatkan kapasitas. "Pada akhirnya pelanggan keduanya akan diuntungkan," tuturnya, belum lama ini.
Sedangkan penggunaan spektrum baru berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan pemerintah, meskipun XL pada dasarnya sudah bisa memanfaatkannya.
Sedangkan langkah ketiga adalah pelanggan Axis sudah bisa dilayani di XL Center, karena XL sudah menempatkan sebuah booth khusus untuk pelanggan Axis. Selain itu, diler XL juga sudah mulai mendistribusikan produk AXIS meski saat ini baru terbatas 88 diler saja.
Hasnul berjanji pihaknya akan menjaga tarif XL dan Axis seperti semula agar tetap kompetitif dan pro masyarakat. Saat ini average revenue per user (ARPU) dari XL adalah Rp 27 ribu sedangkan AXIS sekitar Rp 16 ribu.
Adapun, langkah keempat adalah XL akan menerima karyawan AXIS melalui prosedur sebagaimana penerimaan kerja pada umumnya.
Baca juga:
Integrasi antara XL dan Axis membutuhkan waktu 3-9 bulan
Hasnul: Telkomsel terlalu tangguh untuk dikejar
XL akan pertahanan brand AXIS
AXIS resmi jadi milik XL
Persetujuan KPPU muluskan merger XL-AXIS