Elevenia santai tanggapi wacana pajak e-commerce
Namun, CFO Elevenia berharap pemerintah tidak buru-buru menerapkan pajak bagi e-commerce
Terkait akan diberlakukannya pajak bagi e-commerce, Chief Financial Officer (CFO) Elevenia, Lila Nirmandari tanggapi dengan santai.
Menurut Lila, aturan yang akan diberlakukan pemerintah pada dasarnya baik dan memiliki spirit untuk memajukan industri e-commerce. Dirinya pun mengaku akan mengikuti aturan tersebut.
"Sebagai perusahaan yang ada di Indonesia, pastinya kita akan turuti aturan pemerintah. Sejak Elevenia berdiri, kami selalu mentaati pajak. Tapi untuk saat ini, kami belum mengetahui, apakah pajak ini khusus e-commerce, atau pajak tambahan," ujarnya saat ditanya wartawan di Jakarta, (10/03).
Walaupun mendukung, CFO Elevenia itu masih berharap agar pemerintah tak buru-buru menerapkan pajak.
"Sebaiknya pemerintah membantu dulu tumbuhnya industri ini. Ibaratnya, kami kan baru saja melakukan investasi tapi sudah dibebani," jelasnya.
Sekadar informasi, saat ini jumlah transaksi Elevenia per harinya mencapai 8 ribu hingga 9 ribu. Sedangkan untuk nilai transaksinya mencapai Rp 60 miliar per bulan selama Februari tahun ini. Ditargetkan tahun ini nilai transaksinya Rp 1,1 triliun.
Baca juga:
Baru 2 tahun, Ralali.com capai transaksi Rp 13 miliar per tahun!
Pengamat: Dua tahun lagi mobile payment jadi primadona
Elevenia pede capai transaksi Rp 1,1 triliun di tahun 2015
Sertifikasi e-commerce jadi alat pendulang pajak semata?