Bocorkan Informasi Rahasia ke Kompetitor, Pegawai Tesla Dimeja Hijaukan
Bocorkan Informasi Rahasia ke Kompetitor, Pegawai Tesla Dimeja Hijaukan
Salah satu raksasa mobil listrik dunia Tesla, menuntut seorang mantan pegawainya terkait pembocoran rahasia perusahaan.
Melansir Reuters, Tesla membukukan tuntutan kepada mantan insinyur mereka pada Selasa (19/3), karena membocorkan source code teknologi Autopilot kepada sebuah perusahaan China yang juga bergerak di teknologi mobil otomatis.
Sang insinyur yakni Guangzhi Cao, menyalin 300.000 file terkait teknologi Autopilot milik Tesla, lalu ia mengundurkan diri dan masuk ke perusahaan bernama Xiaopeng Motors Technology Company Ltd.
Xiaopeng sendiri memberi pernyataan soal ini. Sang juru bicara, Marie Cheung, menyebut perusahaannya tidak mengetahui bahwa dugaan tersebut menimpa pegawainya. Sang juru bicara menyebut bahwa perusahaannya kini sedang menjalani investigasi internal soal hal tersebut.
Disebut juga Xiaopeng adalah perusahaan yang "sepenuhnya menghormati hak kekayaan intelektual pihak ketiga serta informasi rahasia". Lebih lanjut perusahaan tersebut akan mematuhi semua hukum yang berlaku.
Tesla sendiri kini telah membangun sebuah pabrik perakitan di China, tepatnya Shanghai. Hal ini membuat Tesla adalah kompetitor langsung dari deretan perusahaan mobil listrik di China, salah satunya Xiaopeng.
Autopilot sendiri adalah teknologi milik Tesla yang merupakan sistem asisten yang dapat mengemudi secara otomatis. Teknologi ini masih belum sempurna, karena masih butuh supervisi dari driver dan diklaim tak akan membuat mobil serta merta menjadi otomatis.
Baca juga:
Setahun di Antariksa, Apa Kabar Starman dan Tesla Roadster?
5 Cerita Tak Terduga Kehidupan Elon Musk Sang Pemilik Tesla dan Orang Terkaya Dunia
Elon Musk Rogoh Kocek Rp 1,45 Miliar Demi Beli Sebuah Nama
Elon Musk mundur sebagai bos Tesla dan bayar denda USD 20 juta
Digugat lakukan penipuan, bos Tesla kehilangan Rp 20,3 triliun
CEO Tesla Elon Musk digugat lakukan penipuan sekuritas
5 Hal menakjubkan hasil belanja para orang kaya dunia bikin geleng-geleng kepala