Bocoran iPhone Ultra: Harga HP Lipat Apple Bisa Capai Rp33 Jutaan
Perangkat yang dikenal dengan nama iPhone Ultra diprediksi akan dijual dengan harga lebih dari USD 2.000, setara dengan sekitar Rp 33 juta di Amerika Serikat.
Apple dirumorkan akan meluncurkan iPhone Ultra, yakni smartphone layar lipat pertama mereka, bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada bulan September 2026. Meskipun perusahaan yang berbasis di Cupertino itu masih belum memberikan pernyataan resmi, spekulasi mengenai ponsel lipat yang sebelumnya dikenal dengan nama iPhone Fold semakin marak dibicarakan.
Baru-baru ini, informasi mengenai harga iPhone Ultra muncul. Menurut laporan dari Bloomberg pada hari Sabtu (11/4/2026), ponsel terbaru Apple diperkirakan akan dijual dengan harga lebih dari USD 2.000 (sekitar Rp 33 juta) di Amerika Serikat. Jika informasi ini terbukti benar, maka iPhone Ultra akan menjadi ponsel termahal yang pernah diluncurkan oleh Apple di pasar. Saat ini, iPhone 17 Pro Max dengan konfigurasi 2TB merupakan ponsel termahal Apple dengan harga USD 1.999.
Macrumors juga mencatat bahwa sejumlah analis memprediksi harga ponsel baru ini akan berada di kisaran USD 2.000 hingga USD 2.500. Sebelumnya, rumor mengenai keputusan Apple untuk tidak menggunakan nama iPhone Fold telah membuat banyak penggemar iPhone penasaran. Sebagai alternatif, perusahaan tersebut akan merilis ponsel ini dengan nama iPhone Ultra.
Informasi ini berasal dari leaker Digital Chat Station, yang memperkuat fakta bahwa Apple sudah akrab dengan nama "Ultra" untuk produk-produk mereka. Sebelumnya, nama "Ultra" telah digunakan untuk Apple Watch Ultra dan CarPlay Ultra, serta chip M1 Ultra dan M3 Ultra. Dalam laporan Bloomberg pada Maret 2026, Mark Gurman juga menyebutkan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan merek "Ultra" untuk MacBook dengan layar sentuh OLED dan model AirPods baru yang dilengkapi kamera.
Berdasarkan rumor terbaru, ponsel lipat Apple dijadwalkan untuk diluncurkan bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada bulan September tahun ini. Spesifikasi bocoran mengenai iPhone Ultra atau iPhone Fold menyebutkan bahwa perangkat ini akan memiliki layar luar berukuran sekitar 5,3 inci hingga 5,5 inci, serta layar dalam berukuran 7,8 inci.
Dalam hal fotografi, ponsel Apple ini akan dilengkapi dengan kamera depan yang dapat digunakan baik saat perangkat dalam keadaan tertutup maupun terbuka, serta kamera belakang ganda yang tentunya akan meningkatkan pengalaman fotografi pengguna.
Peluncuran iPhone Fold Kemungkinan akan Tertunda
Ambisi Apple untuk memasuki pasar ponsel lipat tampaknya harus ditunda. Menurut laporan terbaru dari Nikkei, perusahaan teknologi yang berbasis di Cupertino ini menghadapi "masalah teknis yang lebih rumit dari yang diperkirakan" dalam proses pengembangan iPhone Fold.
Kendala teknis ini dilaporkan muncul pada tahap awal produksi uji coba. Beberapa sumber yang mengetahui situasi tersebut mengungkapkan bahwa masalah ini berpotensi menggeser jadwal pengiriman perdana hingga beberapa bulan ke depan. Hal ini membuat timeline produksi massal menjadi terhambat. Saat ini, Apple sedang berada pada tahap Engineering Verification Test (EVT) yang sangat penting.
"Bulan April hingga awal Mei adalah periode yang sangat krusial. Solusi yang ada saat ini belum cukup untuk sepenuhnya mengatasi tantangan engineering yang dihadapi... dibutuhkan lebih banyak waktu," kata salah satu sumber kepada Nikkei, seperti yang dikutip oleh Engadget, pada Jumat (10/4/2026).
Para pemasok komponen telah menerima pemberitahuan mengenai kemungkinan perubahan jadwal produksi ini. Apple kini tengah berupaya ekstra untuk mengatasi masalah pada desain perangkat baru yang sepenuhnya inovatif tersebut.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5301864/original/021772500_1753959275-image_2025-07-31_174951378.jpg)
Tertinggal dari Pesaing
Sejak tahun 2017, isu mengenai iPhone yang dapat dilipat sudah beredar luas. Namun, Apple tampaknya lebih lambat dibandingkan dengan Samsung, yang telah merilis ponsel lipat pertamanya pada tahun 2019. Awalnya, peluncuran iPhone lipat ini direncanakan pada musim gugur 2026, bersamaan dengan peluncuran lini iPhone 18. Namun, analis memperkirakan bahwa proyek ini mungkin akan tertunda hingga tahun 2027 jika masalah terkait manufaktur dan daya tahan, terutama pada bagian engsel dan layar, tidak segera diselesaikan.
Sebelumnya, Apple berencana untuk menempatkan iPhone lipat dan model premium lainnya sebagai prioritas utama dalam acara besar mereka pada bulan September tahun ini. Keputusan ini diambil akibat adanya keterbatasan pasokan komponen global, seperti chip memori.
Kendala teknis ini muncul pada tahap keempat dari enam tahap produksi yang ketat yang harus dilalui Apple sebelum produk dapat diluncurkan ke pasar. Mengingat desainnya yang sepenuhnya baru, iPhone lipat harus melewati setiap tahap pengujian dengan hasil yang sangat baik sebelum bisa masuk ke fase produksi pilot dan massal.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5375861/original/029428000_1759984769-iPhone_Fold_01.jpeg)