Beberes Gadget Agar Makin Rapi ala Marie Kondo
Beberes Gadget Agar Makin Rapi ala Marie Kondo
Jika berbicara apa yang sedang ramai di media sosial, nampaknya kurang sah jika tidak menyebut Marie Kondo. Wanita asal Jepang ini adalah seorang 'cleaning guru' alias ahli beres-beres rumah.
Kepopulerannya meroket berkat acara Netflix berjudul Tidying Up with Marie Kondo.
Dirinya juga dikenal dengan metode 'KonMari' yang mengedepankan konsep minimalis dalam gaya hidup, khususnya rumah dan perabotan. Pada dasarnya, metode KonMari diimplementasikan untuk rumah dengan perabotan yang terlalu banyak, di mana pemilik rumah kesulitan untuk merapikannya.
Namun siapa sangka kalau metode KonMari juga bisa dilakukan untuk gaya hidup digital. Marie Kondo kepada Esquire berkata, KonMari bisa digunakan untuk 'beres-beres' galeri foto di smartphone. Jadi, ada banyak foto yang menumpuk dan membebani memori smartphone, metode ini tentu bisa digunakan.
"Kita pasti suka mengambil foto dan lupa kalau smartphone kita itu memorinya terbatas, kan? Caranya mudah, sortir foto dan video terbaik dan hapus sisanya," kata Marie Kondo sebagaimana dikutip Mashable via Tekno Liputan6.com pada Selasa (22/1/2019).
Beres-Beres Kabel
Selain itu, Marie Kondo juga mengungkap salah satu perintilan yang dianggap menganggu estetika rumah, yakni kabel dari gadget yang digunakan. Untuk hal ini, Marie Kondo merekomendasikan pengguna menyortir kabel-kabel tersebut dan menyingkirkan kabel yang tidak perlu digunakan.
Tentu cara ini dilakukan dengan memprioritaskan kabel terbaik yang digunakan setiap hari, sehingga kita tahu mana yang tidak digunakan dan harus disingkirkan. Atau jika memang terlalu banyak, coba untuk dikoordinir dengan ikat velcro atau lakban.
"Hal ini memang sebetulnya sepele, tetapi coba deh sortir kembali kabel-kabel milik Anda, pasti Anda akan menemukan kabel yang tidak terlalu diperlukan," ungkap sang ahli beberes.
Salah satu slogan yang paling sering digunakan oleh Marie Kondo adalah 'Sparks Joy,' di mana merujuk pada apakah suatu barang ini layak disingkirkan atau tidak dengan menilai apakah barang tersebut memicu kebahagiaan, atau spark joy atau tidak. Yuk kita coba metode KonMari di kehidupan digital kita!
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Jeko I.R
Baca juga:
Apple Klaim iPhone Gadget yang Berguna Saat Bencana
Tersandung Kasus Korupsi Miliaran, DJI Pecat 29 Karyawan
Wawancara Eksklusif Merdeka.com dengan Dirjen Smart Dubai Office Dr Aisha binti Butti
TV OLED Layar Gulung LG Jadi yang Terbaik di Pameran CES 2019
Teknologi Blockchain dan Visi Dubai Menjadi Kota Paling Bahagia di Dunia
Cerita JK Menyesal Terlambat Investasi di Bidang Teknologi
Teknologi ini Memungkinkan Sayuran Tumbuh di Luar Angkasa