Apple Dikabarkan Luncurkan iPhone Layar Lipat di 2026
Informasi terbaru menunjukkan desain, ukuran layar, dan teknologi engsel dari iPhone dengan layar lipat yang direncanakan rilis pada tahun 2026.
Rumor mengenai kehadiran iPhone dengan layar lipat telah beredar selama beberapa tahun terakhir.
Namun, laporan terbaru dari berbagai sumber yang dapat dipercaya semakin memperkuat kemungkinan bahwa perangkat ini benar-benar akan diluncurkan.
Mengutip dari Mashable pada hari Senin (29/12/2025), jurnalis teknologi dari Bloomberg, Mark Gurman, menyebutkan bahwa Apple berencana untuk merilis iPhone layar lipat pada tahun depan.
Pernyataan tersebut didukung oleh analis terkenal Apple, Ming-Chi Kuo, yang mengungkapkan bahwa perangkat ini sudah memasuki tahap pengembangan yang serius, meskipun Apple menghadapi tantangan dalam produksi untuk memenuhi permintaan pasar.
Informasi terbaru juga datang dari konten kreator teknologi, Jon Prosser. Melalui kanal YouTube FrontPageTech, ia membagikan visual render tiga dimensi dan mengungkap spesifikasi yang diduga merupakan gambaran dari iPhone layar lipat pertama Apple.
Dalam video yang diunggah beberapa hari sebelum Natal, Prosser menyoroti masalah utama yang sering dihadapi oleh ponsel lipat, yaitu garis lipatan yang muncul di bagian tengah layar. Masalah ini telah menjadi alasan utama bagi Apple untuk menunda masuk ke pasar ponsel lipat.
Prosser mengklaim bahwa Apple telah menemukan solusi untuk masalah tersebut dengan menggunakan pelat logam khusus yang berfungsi untuk meratakan tekanan saat layar dilipat.
Teknologi ini dikombinasikan dengan material liquid metal pada mekanisme engsel, sehingga layar tetap halus dan tahan lama.
Dari segi tampilan, perangkat ini dikabarkan memiliki layar luar berukuran 5,5 inci, sementara layar utama akan membentang hingga 7,8 inci saat dibuka sepenuhnya, menjadikannya mirip dengan iPad mini.
Desain Super Tipis, Dilengkapi 4 kamera
Menurut kabar yang beredar, iPhone dengan layar lipat diperkirakan memiliki ketebalan sekitar 9 mm ketika dalam keadaan tertutup dan hanya 4,5 mm saat terbuka. Ketebalan ini bahkan dikatakan lebih ramping dibandingkan dengan iPhone Air.
Dalam hal fotografi, perangkat ini dilaporkan akan dilengkapi dengan empat kamera. Prosser juga menyebutkan bahwa iPhone layar lipat ini akan diperkenalkan bersamaan dengan seri iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada tahun 2026.
Meskipun reputasi Prosser seringkali menuai pendapat yang berbeda, rekam jejaknya tetap tidak bisa diabaikan sepenuhnya. Gizmodo mencatat bahwa Apple pernah menggugat Prosser terkait kebocoran informasi mengenai iOS 26 dan desain Liquid Glass yang ternyata akurat.
Dalam dokumen hukum tersebut, disebutkan bahwa informasi yang diperoleh berasal dari pihak yang memiliki akses langsung ke perangkat internal Apple.
Dengan adanya konfirmasi tidak langsung dari tiga sumber terpercaya, yaitu Mark Gurman, Ming-Chi Kuo, dan Jon Prosser, peluncuran iPhone dengan layar lipat pada tahun 2026 kini semakin diyakini akan terjadi, kecuali jika Apple mengambil langkah strategis yang berbeda dalam waktu dekat.
Apple Pilih Samsung Penyedia Utama Memori iPhone 18
Apple kembali menjadikan Samsung sebagai pemasok utama chip memori untuk seri iPhone 18. Keputusan ini diambil karena terbatasnya pasokan memori global, di mana produsen chip lebih memfokuskan perhatian pada kebutuhan industri kecerdasan buatan (AI).
Berdasarkan laporan dari Korea Selatan yang diterbitkan oleh Gizmochina pada hari Sabtu (27/12/2025), Apple dilaporkan telah melakukan pemesanan chip memori dalam jumlah yang signifikan kepada Samsung.
Langkah ini diambil mengingat dua pemasok utama Apple saat ini, SK Hynix dan Micron, lebih memilih untuk mengutamakan produksi high-bandwidth memory (HBM) yang banyak digunakan dalam pusat data dan komputasi AI.
Permintaan terhadap HBM mengalami lonjakan yang sangat signifikan, terutama dari perusahaan-perusahaan pengembang akselerator AI seperti NVIDIA.
Selain tingginya permintaan, perusahaan-perusahaan AI juga bersedia membayar lebih mahal untuk memastikan pasokan HBM yang diperlukan untuk server mereka.
Situasi ini membuat produsen memori global mengurangi produksi LPDDR, jenis memori hemat daya yang umum digunakan pada smartphone, termasuk iPhone.
Akibatnya, Apple dan produsen ponsel lainnya mulai menghadapi kesulitan dalam mendapatkan pasokan memori yang cukup dan stabil. Dalam konteks ini, Samsung menjadi pilihan paling tepat bagi Apple.
Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa Samsung diperkirakan akan memenuhi sekitar 60 hingga 70 persen dari total pesanan chip memori Apple untuk lini iPhone 18.