2020, pengguna smartphone butuh 500MB per hari!
Konsumsi internet akan didominasi oleh perangkat mobile
Saat ini, rata-rata kuota data yang disediakan oleh operator di dunia masih di bawah 10GB untuk paket bulanan. Nah, berdasarkan penelitian Ericsson, angka itu mungkin nak drastis di tahun 2020.
Saat ini, penduduk Amerika Utara, yang notabene berisi negara-negara maju, pemakaian internet via smartphone per bulan masih di angka 2,4GB. Namun, di tahun 2020 nanti, jumlah pemakaian data bulanan akan meningkat hampir 6 kali lipat hingga 14GB!
Jika dikonversi dalam konsumsi internet harian, rata-rata penduduk Amerika, bahkan bisa jadi mayoritas warga dunia, nantinya setidaknya menghabiskan 500MB selama 24 jam.
Lebih lanjut, sumber konsumsi data masif itu didominasi oleh streaming video dan upload konten-konten seperti foto dan video di jejaring sosial. Menurut Ericsson, saat itu masyarakat sudah berubah menjadi 'connected society' di mana semua hal telah terhubung dengan internet.
5 Tahun lagi, 80 persen konsumsi internet global diprediksi menjadi milik gadget mobile. Semua itu disebabkan oleh melonjaknya jumlah smartphone di dunia hingga 6,1 miliar lebih.
Ketika 'ledakan populasi' smartphone itu terjadi, sekitar 70 persen penduduk Bumi sudah menggunakan smartphone dan internet sudah bisa dirasakan oleh 90 persen populasi global.
"Pertumbuhan pesat di dunia perangkat mobile yang didorong oleh internet mobile dan smartphone, akan membuat revolusi internet 'big data' yang kita rasakan hari ini seperti kemunculan disket di masa lalu," ungkap Rima Qureshi, CSO dari Ericsson, CNET (03/06).
Menakjubkan bukan?
Baca juga:
Soal keamanan internet, Jepang dibacking AS. Tiongkok curiga
Perangkat mobile lebih gampang kena hack!
Korea Utara bisa hancurkan satu kota dengan 6.000 pasukan peretas
Ini aturan perang cyber yang dibuat NATO
Awas, Indonesia sudah dimata-matai hacker global!