Transportasi Ikonik di Tengah Kota, Ini 5 Fakta Menarik Becak Motor Medan
Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, Kota Medan tentu menyimpan banyak hal menarik yang rasanya sayang untuk dilewatkan. Kota ini memiliki banyak ikon yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung, salah satunya adalah becak motor.
Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, Kota Medan tentu menyimpan banyak hal menarik yang rasanya sayang untuk dilewatkan. Kota ini memiliki banyak ikon yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung, salah satunya adalah becak motor.
Becak motor merupakan transportasi khas Kota Medan yang banyak ditemui di kota ini. Bahkan saat mengunjungi kota ini, rasanya belum lengkap jika belum mencoba menaiki becak motor. Di sepanjang jalan Kota Medan, Anda akan dengan mudah menjumpai becak motor yang lalu lalang mengantar penumpang atau sekedar berhenti untuk menunggu orang yang datang.
Sudah Ada Sejak 1960
Sumber: goodnewsfromindonesia.id ©2020 Merdeka.com
Becak motor telah menjadi kendaraan khas Medan sejak 1960-an. Meski sudah ada selama berpuluh-puluh tahun, tetapi transportasi ini masih bertahan hingga saat ini.
Seperti namanya, becak motor Medan menggunakan becak dan sepeda motor sebagai tenaga penggerak. Ciri khasnya adalah tempat duduk penumpangnya berada di sisi kiri pengemudi.
Beda Becak Motor dengan Becak Kayuh di Jawa
Dilansir dari geotimes.co.id, meski di daerah lain, seperti di Jawa juga memiliki becak sebagai alat transportasi tradisional, tetapi becak yang ada di Medan tentu berbeda. Becak di sini menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, sedangkan di Jawa hanya dengan kayuhan.
Perbedaan lain terlihat pada tempat duduk penumpang. Jika becak di Jawa penumpangnya duduk di depan pengendara, beda dengan becak motor Medan yang tempat duduk penumpangnya berada di samping pengendara.
Dulu, sempat ada yang namanya “Helicak” alias helikopter becak. Dinamakan demikian karena tempat duduk penumpang seperti berada dalam kabin helikopter.
Bisa Menembus Gang Sempit
Sumber: semedan.com ©2020 Merdeka.com
Dilansir dari semedan, selain tampilannya yang cukup nyentrik, keunikan lain dari becak motor di Medan adalah ukuran becak motor yang tidak terlalu lebar membuat becak ini bisa dengan mudah menjangkau lorong-lorong (gang) yang kecil.
Bahkan, jika pengemudinya lincah, becak motor dapat memutar balik arah tanpa susah payah harus berbelok.
Bisa Angkut hingga Lima Orang
Jika biasanya becak kayuh yang sering dijumpai di Jawa bisa membawa dua penumpang sekali jalan, beda ceritanya dengan becak motor di Medan. Meski tidak terlalu besar, namun becak motor Medan ternyata bisa mengangkut lebih dari lima orang penumpang dalam sekali jalan.
Selain itu, becak motor juga biasa dimanfaatkan untuk membawa barang. Rangka pada atap becak bisa dibuka dengan mudah seperti katup sebuah payung (terpal).
Bersaing dengan Transportasi Online
Becak motor telah menjadi moda transportasi favorit bagi masyarakat Medan selama puluhan tahun. Mudah dijumpai dan tarif yang tergolong murah, membuat becak motor laris menjadi pilihan masyarakat saat ingin bepergian di tengah kota.
Namun, di era milenial seperti saat ini, keberadaan becak motor mulai terancam dengan semakin banyaknya jasa transportasi online. Meski masih banyak dijumpai, namun minat masyarakat akan becak motor semakin berkurang.