LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Mengenal Tradisi Menerbeb, Upacara Masyarakat Pakpak Meminta Berkat dari Orang Tua

Upacara Menerbeb merupakan tradisi masyarakat Kabupaten Pakpak, Provinsi Sumatra Utara untuk meminta berkat kepada orang tua atau yang dituakan di wilayah setempat. Menariknya, upacara ini dilakukan secara diam-diam.

2023-03-02 06:00:00
Sumut
Advertisement

Negara Indonesia memiliki beragam suku dan bahasa yang berbeda-beda. Hal ini tidak dipungkiri jika negara ini terkenal dengan kemajemukannya mulai dari segi bahasa sehari-hari maupun ritual atau upacara adat.

Indonesia terdiri dari 34 provinsi, salah satunya adalah Provinsi Sumatra Utara. Bagi sebagian orang apabila mendengar nama daerah tersebut, biasanya yang diingat adalah Danau Toba atau tradisi dari suku Nias bernama Fahombo (lompat batu).

Ada berbagai macam tradisi yang bisa dijumpai di Sumatra Utara. Salah satunya Upacara Menerbeb. Upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat Pakpak ini masih berhubungan dengan adat di sekitar kampung (kuta) dan rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari.

Advertisement

Meminta Berkat

Berdasarkan informasi dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, upacara ini biasa dilakukan oleh sekelompok individu atau keluarga inti. Secara umum, upacara ini bertujuan untuk penghormatan dan permohonan doa restu dari orang tua atau orang yang dituakan di daerah setempat.

Biasanya masyarakat Pakpak melaksanakan upacara ini ketika sedang dalam keadaan baik, mendapat rejeki, hasil ladang yang melimpah, mendapatkan pekerjaan, saat akan menikah hingga seseorang kembali dari perantauan.

Advertisement

Namun tak sedikit juga masyarakat yang melakukannya dalam keadaan miskin, tidak mempunyai penghasilan yang teratur, sering sakit, tidak mendapat keturunan dan sebagainya.

Dilaksanakan Diam-Diam

Upacara Menerbeb idealnya dilaksanakan waktu pagi hari (Perkeke Matanian) yang bermakna bisa meningkatkan rezeki dan berkat layaknya matahari terbit.

Uniknya, pelaksanaan upacara ini sengaja tidak diberitahu kepada pihak yang akan diberi makanan (diserbeb) layaknya sebuah kejutan. Lalu, untuk mencari informasi mengenai keberadaan pihak yang akan diberi, biasanya dari pihak ketiga atau keluarga yang bersangkutan.

Adapun bahan-bahan yang perlu disiapkan dalam pelaksanaan Upacara Menerbeb sendiri mulai pakaian dan lauk pauk. Untuk pakaian biasanya berupa sarung, selimut, atau baju layak pakai. Sedangkan makanan, pihak pemberi akan memasak ikan jurung (ikan gemmuh) yang dimasak khas masyarakat Pakpak biasa disebut dengan ikan binenem.

Tatacara Pelaksanaan

Setelah seluruh bahan sudah siap, pihak yang memberi akan mendatangi kediaman pihak yang diberi (diserbeb) tanpa pemberitahuan. Kemudian setibanya di rumah pihak diserbeb, langsung menggelar tikar dan menghidangkan makanan yang sudah dipersiapkan.

Sebelum menyantap hidangannya, makanan disajikan dalam piring pinggan dengan nasi yang ditekan dan diatasnya diletakkan ikan. Setelah piring terisi penuh, kemudian diletakkan di atas sumpit (kembal) yang diberikan kepada pihak diserbeb.

Tak lupa, pada saat prosesi berlangsung pihak pemberi turut mengucapkan agar pemberian pakaian dan makanan bisa membawa berkat kesehatan dan panjang umur. Setelah itu, pihak yang diserbeb memberikan berkat kepada pemberi agar keinginannya bisa tercapai.

(mdk/adj)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.