Keunggulan Hidroponik dalam Bercocok Tanam, Ini Tips Merawatnya
Keunggulan hidroponik dalam bercocok tanam salah satunya menghemat ruangan.
Keunggulan hidroponik dalam bercocok tanam salah satunya menghemat ruangan. Bercocok tanam di rumah menjadi kegiatan favorit yang banyak dilakukan oleh orang-orang. Terlebih lagi, semenjak pandemi Covid-19.
Bercocok tanam yang mudah dilakukan di rumah adalah hidroponik. Hidroponik merupakan pembudidayaan tanaman tanpa menggunakan tanah. Media tanah dapat diganti dengan sekam padi, rockwool, kapas, spons, sabut kelapa, dan lainnya. Keunggulan hidroponik ialah media-media tersebut mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita.
Kemudahan dalam membuat hidroponik ini membuat orang-orang semakin senang melakukan kegiatan bercocok tanam. Selain tidak membutuhkan tanah, banyak keunggulan hidroponik dibandingkan dengan media tanam yang biasa.
Berikut keunggulan hidroponik dalam bercocok tanam selengkapnya.
Keunggulan Hidroponik
©2022 Merdeka.com/Arie Basuki
Terdapat berbagai cara membudidayakan tanaman yang dilakukan orang-orang. Namun, seringkali cara yang dilakukan terlalu rumit. Jenis tanaman hidroponik biasanya berupa sayuran dan buah yang dapat dikonsumsi sehari-hari. Akan tetapi, tidak semua jenis buah dan sayur dapat dibuat hidroponik.
Hidroponik dapat menjadi solusi karena memiliki keunggulan yang tidak kalah dengan cara budidaya yang lain. Berikut keunggulan hidroponik sebagai alternatif budidaya tanaman dengan mudah.
1. Menghemat Ruang
Keunggulan hidroponik tidak memerlukan lahan yang luas karena tidak ditanam di tanah. Bahkan ketika dikombinasikan dengan teknik pertanian vertikal, penghematan lahan yang digunakan dapat mencapai 99% dibandingkan teknik budidaya tanaman yang lain.
Hal ini didukung akar hidroponik yang tidak harus menyebar untuk memperoleh nutrisi dan kelembapan. Keduanya akan dikirim langsung ke akar dengan cepat.
2. Menghemat Air
Keunggulan hidroponik selanjutnya menghemat air. Hanya dengan sedikit air, tanaman hidroponik dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Air yang dibutuhkan tanaman hidroponik 98% lebih sedikit daripada teknik budidaya tanaman secara tradisional.
Sistem hidroponik memanfaatkan air yang disirkulasi ulang sehingga tanaman dapat menyerap apa yang dibutuhkan. Sisanya dikembalikan kepada sistem.
3. Hasil Panen yang Menjanjikan
Keunggulan hidroponik selanjutnya hasil panen yang menjanjikan. Tanaman hidroponik memiliki hasil panen yang dinilai jauh lebih bagus, segar, dan sehat. selain Hal ini disebabkan tanaman hidroponik tidak menggunakan pestisida dan bahan kimia lain.
Selain itu, panen yang dihasilkan 3-10 kali jauh lebih banyak dan dapat dipetik langsung ketika matang. Tidak seperti teknik lain yang dipetik sebelum matang, kemudian ditaruh pada tempat tertentu sampai matang dengan bantuan gas etilen. Keunggulan hidroponik inilah yang sangat menarik banyak orang untuk melakukannya.
4. Menghemat Tenaga, Waktu, dan Biaya
Keunggulan hidroponik lebih menghemat tenaga untuk merawat tanaman. Kegiatan seperti pengolahan tanah dan penyemprotan pestisida tidak diperlukan lagi. Sejalan dengan hal itu, biaya produksi tanaman dan waktu yang dibutuhkan jauh lebih sedikit.
©Pixabay/rahmatnovianto071191
5. Tumbuh Lebih Cepat
Selanjutnya, keunggulan hidroponik ialah tumbuh lebih cepat. Tanaman hidroponik memiliki tingkat pertumbuhan 30-50% lebih cepat dibandingkan teknik budidaya lain. Nutrisi yang tersedia lebih mudah untuk diserap tanaman.
Pemilik hidroponik juga dapat mengontrol panas, cahaya, hidrasi, nutrisi, hama dan semua hal yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan. Keunggulan hidroponik ini membuat waktu panen dapat diprediksi dengan lebih akurat.
6. Tidak Ada Gulma
Gulma berkaitan erat dengan tanaman dengan media tanah. Melalui hidroponik, kekhawatiran tentang gulma tidak perlu dipikirkan lagi. Hal yang sangat menyenangkan apabila tanaman dapat tumbuh tanpa gulma yang menyertainya.
7. Lebih Sedikit Hama dan Penyakit
Sistem hidroponik yang dilakukan secara tertutup akan mengurangi datangnya hama seperti belalang, tungau, belalang, ulat, dan lainnya. Penyakit seperti timbulnya jamur, bintik hitam, virus mosaic, dan penyakit lainnya juga dapat teratasi. Tanaman yang berkualitas akan didapat dengan mudah melalui keunggulan hidroponik ini.
Tips Merawat Hidroponik
©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho
Untuk mendapatkan keunggulan hidroponik secara maksimal diperlukan perawatan hidroponik yang baik. Perawatan ini akan membuat hasil panen lebih berkualitas. Meskipun terlihat mudah, tetapi tidak boleh dianggap sepele. Berikut tips merawat hidroponik dengan baik.
- Perhatikan Suhu
Ketika suhu terlalu tinggi, kadar oksigen akan menjadi turun yang berakibat pada matinya tanaman. Namun, suhu terlalu rendah juga akan membuat akar tenggelam. Menjaga suhu tetap berada dalam 65-75 derajat adalah cara terbaik agar tanaman tumbuh dengan baik.
- Berikan Cahaya yang Cukup
Cahaya digunakan tanaman untuk berfotosintesis, tidak cukupnya cahaya membuat tanaman tidak tumbuh dengan baik. Cahaya dapat diperoleh dari sinar matahari maupun lampu khusus untuk tanaman. Dengan cahaya yang cukup keunggulan hidroponik juga dapat maksimal.
- Memenuhi Kebutuhan Air
Melakukan penyiraman secara teratur dengan kadar yang cukup merupakan hal yang tidak boleh terlewatkan. Membuat jadwal penyiraman yang disesuaikan dengan jenis tanaman dan kondisi iklim akan membuat tanaman hidroponik tumbuh lebih sehat.
- Menjaga Kestabilan Tingkat pH
Kesehatan tanaman hidroponik juga bergantung pada tingkat pH. Tanaman akan mampu menyerap nutrisi dengan baik pada tingkat pH yang baik sekitar 5,5-6,0. Untuk media tanam pH dijaga untuk tetap netral (sekitar tujuh) agar tanaman dapat tumbuh dengan baik pada sistem hidroponik. Langkah paling mudah untuk mengetahui tingkat pH dengan menggunakan pH meter.
- Pantau Tanaman dengan Cermat
Pemeriksaan tanaman hidroponik secara teratur akan membuat keadaan tanaman terkontrol. Apabila suatu masalah terjadi dapat diatasi dengan segera. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian adalah warna daun, tinggi tanaman, dan kesehatan akar.
Merawat tanaman hidroponik dengan benar dan sesuai dengan kondisi lingkungan akan mendatangkan banyak keuntungan. Meskipun tidak sesulit tanaman dengan teknik lain, merawat tanaman hidroponik tetap memerlukan kesabaran dan ketelatenan agar hasil yang diinginkan dapat tercapai.