Virus MERS di Arab Saudi jangkiti enam orang lagi
Satu orang pasien virus MERS dilaporkan meninggal dan enam korban lagi dikabarkan positif terinfeksi virus tersebut.
Satu orang pasien virus mirip SARS - MERS - dilaporkan meninggal dan enam korban lagi dikabarkan positif terinfeksi virus tersebut.
Adanya laporan tersebut membuat jumlah total korban virus MERS menjadi 70 orang, sementara 39 pasien di antaranya telah meninggal dunia.
Pada pertemuan yang dilakukan perwakilan WHO Kairo, pemerintah Arab Saudi perlu meningkatkan pengawasan untuk gejala seperti kondisi pernapasan akut atau penderita pneumonia. Mereka juga harus melaporkan dugaan dari adanya kasus MERS dalam waktu 24 jam.
"Laporan yang cepat dan lengkap disertai dengan sejarah kesehatan korban, perawatan klinis, dan hasil pengobatan harus terus dilakukan," tegas perwakilan dari WHO tersebut, seperti yang dikutip dari Reuters.
Di Arab Saudi sendiri, ada 55 orang yang positif terserang virus MERS dan 33 di antaranya telah meninggal dunia. Karena Arab Saudi menjadi tujuan ibadah haji bagi Muslim di seluruh dunia, para ahli pun khawatir jika virus MERS bisa menyebar cepat dan mustahil untuk dikontrol.
Kekhawatiran itu jelas bukan tanpa alasan. Pasalnya sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa MERS ternyata lebih mematikan daripada SARS.
Gejala MERS di antaranya adalah batuk, demam, dan pneumonia. Virus tersebut pun sudah menyebar sampai Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris.
Baca juga:
Virus flu burung H7N9 ternyata kebal obat
Flu burung H7N9 berkemungkinan ditularkan antar manusia
Bagaimana cara memastikan vaksin ampuh menangkal virus H7N9?
Kasus flu burung H7N9 mengalami penurunan?
Korban flu burung H7N9 bertambah jadi 31 orang