Tips jitu bikin kopi agar perut tidak kembung!
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!
Ada beberapa artikel yang membahas mengapa ada orang yang minum kopi namun justru merasa kembung. Salah satu penyebab paling umum adalah karena metabolisme tubuh tidak bekerja dengan cepat.
Namun ada satu lagi penyebab yang tidak banyak orang tahu. Nah, kali ini merdeka.com akan membahasnya.
Perut kembung usai minum kopi adalah murni kesalahan saat membuatnya. Banyak orang yang meremehkan proses ini, namun jika dilakukan Anda tidak akan merasakan kembung. Kuncinya ada pada proses blooming.
Apa itu blooming?
Blooming merupakan proses di mana kopi 'mekar' setelah disiram oleh air panas. Biasanya, air pada cangkir akan menyembulkan asap dan disertai oleh busa atau gelembung di dinding-dinding gelas. Nah ini yang dinamakan blooming. Kebanyakan dari kita akan langsung mengaduknya. Sebenarnya hal ini tidak perlu dilakukan. Biarkan busa atau gelembung-gelembung itu di sana sekitar 15-45 detik. Baru kemudian diaduk hingga rata.
Perlu Anda ketahui, gelembung-gelembung itu adalah CO2 atau karbondioksida yang terperangkap pada biji kopi saat disangrai. Ini yang akan membuat Anda merasa kembung saat meminum kopi. Maka biarkan kopi mengeluarkan gas CO2 itu selama hampir 1 menit baru kemudian diaduk.
Langkah selanjutnya jangan meminum kopi saat kondisi panas atau sudah dingin. Usahakan minum kopi ketika suhu sudah hangat. Ini yang akan membuat kenikmatan kopi lebih terasa dan tidak bikin kembung.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!
Baca juga:
Minum banyak kopi justru bisa bikin tubuh mudah lelah, lho
Seteguk asskicker, 80 kali lebih nampol daripada kopi biasa
Sering minum kopi tingkatkan risiko gangguan pendengaran?
Menikmati Secangkir Kopi Paling Legendaris di Belitung
Cappucino bergambar Presiden terpilih Filipina diburu penikmat kopi