LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Tersiksa oleh migrain menjelang menopause? Ini penyebabnya

Sering alami migrain berkepanjangan menjelang masa menopause? Temukan pendapat para ahli di sini!

2016-01-23 12:11:00
Menopause
Advertisement

Bukan kabar yang menyenangkan memang, para peneliti terbaru dari University of Cincinnati (UC) Montefiore Headache Center, Albert Einstein College of Medicine, and Vedanta Research menunjukkan bahwa migrain akan menjadi lebih agresif pada wanita yang mendekati masa menopause.

Vincent Martin mengatakan melalui medicaldaily.com bahwa banyak wanita yang mengeluhkan sakit kepala migrain menjelang masa menopause dan sekarang para peneliti menemukan bahwa keluhan mereka beralasan. Vincent Martin adalah seorang co-director of the Headache and Facial Pain Program di the UC Neuroscience Institute.

Para wanita tersebut memiliki risiko mengalami migrain lebih dari 10 hari tiap bulannya, dan ini disebut dengan sakit kepala frekuensi tinggi. Risiko tersebut meningkat hampir 60 persen pada wanita yang berada pada masa transisi menuju masa menopause. Kondisi ini juga ditandai dengan siklus menstruasi yang tak teratur (perimenopause) dibandingkan dengan siklus menstruasi normal wanita.

Advertisement

Penelitian yang dilakukan tersebut melibatkan sekitar 3.664 wanita yang mengalami migrain menjelang masa menopause mereka. Tahap perimenopause selanjutnya di mana wanita mengalami rendahnya kadar hormon estrogen dan melewatkan periode menstruasi adalah masa di mana risiko migrain terasa paling jelas.

Para peneliti mengatakan bahwa wanita dalam penelitian mereka tersebut mengaku bahwa migrain yang mereka alami mengalami peningkatan rasa sakit kepala hingga 76 persen selama menopause. Hanya saja para peneliti tidak meyakini bahwa sakit kepala tersebut disebabkan oleh perubahan hormon.

Mereka menduga bahwa sakit kepala tersebut merupakan efek dari penggunaan obat yang berlebihan. Seiring dengan pertambahan usia mereka akan mengalami sakit kepala, nyeri sendi, dan nyeri punggung. Karena kondisi tersebut memungkinkan mereka untuk mengonsumsi obat penghilang sakit kepala.

Advertisement

Baca juga:
Teliti, ini 5 penyakit tak terduga yang dipicu menopause
5 Kesalahan pola makan yang dilakukan wanita menopause
Ini yang menopause dini katakan tentang kesehatan kamu
Menstruasi dini juga sebabkan menopause dini?

(mdk/SRA)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.