Tak hanya manis, gula mampu deteksi keberadaan tumor dalam tubuh
Peneliti temukan cara murah untuk deteksi tumor kanker dalam tubuh. Ungkap selengkapnya di sini!
Dalam dunia kesehatan, gula cukup identik dengan diabetes. Tetapi, kali ini para peneliti dari Swedia memanfaatkan gula dengan cara yang berbeda. Para peneliti tersebut mengembangkan teknik pencitraan magnetik baru yang memanfaatkan gula untuk menilai keganasan tumor pada pasien kanker.
Teknik pencitraan baru ini telah dikombinasikan dengan pengujian gula alami sebagai pengganti logam dalam agen kontras. Pengujian dilakukan pada tiga orang yang memiliki tumor dan empat orang sehat.
Seperti yang dilansir melalui thehealthsite,hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat tumor ini dapat diperiksa dengan menyuntikkan sejumlah kecil gula ke dalamnya. Setelah itu, mereka dapat mengukur berapa banyak gula yang yang dikonsumsi oleh tumor tersebut.
Semakin banyak gula yang dikonsumsi, maka semakin ganas tumor yang tersebut.Jika gula menggantikan logam sebagai agen kontras tubuh, ini juga dapat memiliki efek psikologis positif dengan membuat pasien menjadi lebih tenang.
Tak hanya itu, agen kontras berbasis gula juga relatif lebih murah daripada agen berbasis logam. Ini tentu saja mengarah pada penurunan biaya perawatan medis. Namun, agen kontras berbasis gula tidak dapat digunakan dalam pemeriksaan pasien diabetes yang mungkin memiliki kanker.
Baca juga:
Bahan dasar pasta gigi ini dijadikan sebagai pencegah kanker, tahu?
Keju, senjata baru untuk lawan sel kanker
Lezatnya cokelat hitam bantu atasi kanker pankreas
Wah, brokoli kini jadi obat kanker usus besar
Lawan kanker dengan 5 kebiasaan sederhana ini