LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Suhu Ekstrem Panas dan Dingin Bisa Menyebabkan Munculnya Serangan Jantung

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi, Sari Mumpuni mengatakan, suhu ekstrem panas menimbulkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan darah kental. Kondisi tersebut menyebabkan gangguan elektrolit (cairan tubuh) sehingga berdampak pada jantung.

2019-04-17 08:10:00
penyakit jantung
Advertisement

Berwisata ke daerah atau negara lain memang memberikan pengalaman yang berbeda terutama di wilayah dengan cuaca berbeda. Kondisi cuaca terlalu panas atau dingin di wilayah yang dituju bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti serangan jantung.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi, Sari Mumpuni mengatakan, suhu ekstrem panas menimbulkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan darah kental. Kondisi tersebut menyebabkan gangguan elektrolit (cairan tubuh) sehingga berdampak pada jantung.

"Dehidrasi mengganggu debaran jantung. Ini akan mengancam jiwa," kata dokter Sari dalam diskusi "Kasus Gawat Darurat Saat Liburan" di Royal Tulip Gunung Geulis Resor, Bogor, Jawa Barat.

Advertisement

Sementara, cuaca panas juga terkadang membuat pembuluh darah melebar. Hal tersebut perlu diwaspadai pasien hipertensi. Bila pasien hipertensi mengalami dehidrasi, maka akan berujung syok.

Syok membuat jantung berhenti memasok aliran darah ke jantung. Ini karena aliran darah pada pembuluh arteri tersumbat. Jantung pun berhenti memompa aliran darah.

Ketika berada di daerah bercuaca dingin, tubuh secara otomatis akan meningkatkan tekanan darah. Hal itu demi menjaga keseimbangan panas tubuh.

Advertisement

Yang perlu diperhatikan, semakin rendah suhu dingin, maka tekanan darah semakin naik. Risiko serangan jantung pun mengintai karena pembuluh darah semakin menyempit.

"Makanya hati-hati buat orang yang suka naik ke ketinggian (naik gunung). Ketinggian 4.000 meter di atas permukaan laut tidak disarankan naik untuk oranh yang hipertensi. Tekanan darah juga akan naik," tandas Sari.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Usia Pasien Serangan Jantung di Indonesia Semakin Muda pada Saat Ini
Sejumlah Gejala yang Bisa Menjadi Pertanda Adanya Masalah Jantung di Usia Muda
Awas! Kerokan Bisa Memperparah Kondisi Kesehatan Seseorang
Serangan Jantung Bisa Dicegah dengan Cara Ini
7 Gejala serangan jantung palsu dan arti sebenarnya



(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.