Rutin ganti celana dalam cegah infeksi jamur vagina?
Celana dalam yang tidak benar-benar kering akan merangsang pertumbuhan jamur di area vagina Anda.
Infeksi jamur pada vagina rentan terjadi saat musim panas. Daerah kewanitaan sering lembap sehingga merangsang pertumbuhan jamur di sana yang menyebabkan gatal-gatal atau seperti terbakar. Dua gejala tadi merupakan tanda infeksi jamur vagina. Sangat menyeramkan ya ladies. Yuk telusuri gejala lain dan pencegahannya seperti dilansir Galtime (2/7).
Gejala dari infeksi jamur vagina :
- Vagina sering gatal
- Keputihan yang terus-menerus dan warnanya sangat kental
- Nyeri vagina bahkan ada sensasi terbakar
- Ruam atau kemerahan pada kulit luar vagina
- Sering merasa nyeri saat buang air kecil
- Sering mengalami rasa sakit dan nyeri ketika berhubungan seks
Untuk menghindari infeksi ini lakukan cara berikut:
- Gunakan celana dalam berbahan katun
- Rutin mengganti celana dalam agar vagina bisa bernapas dan terhindari dari pertumbuhan jamur. Sebaiknya dua sampai tiga kali sehari
- Jangan gunakan celana dalam atau celana yang tidak benar-benar kering
- Setelah berolahraga sebaiknya segera ganti celana dalam Anda
- Jauhi produk pembersih vagina yang mengandung parfum. Benda ini justru akan memperburuk kesehatan vagina
- Setelah mandi, pastikan seluruh tubuh dan vagina benar-benar kering, baru berpakaian
- Segera konsultasi ke dokter jika vagina kerap merasa nyeri atau keputihan yang tak kunjung sembuh.
Daerah kewanitaan harus kita jaga dengan baik ladies demi kenyamanan dan kesehatan tubuh.
Baca juga:
Perawatan kulit kering vs berminyak, lebih mudah mana?
Cegah kulit kering dari dalam dan luar tubuh
7 Tips perawatan kulit untuk pria
Ternyata tidur bikin kulit cantik lho!